mudah tertidur dan jam tidur panjang

Selamat siang dok. Ingin bertanya, saya mudah sekali tertidur dan mengantuk. Ketika saya sedang aktif beraktivitas saya sering tibatiba merasa ngantuk dan jatuh tertidur padahal tidur malam saya sangat cukup. Jika saya paksakan untuk bangun, saya merasa lelah luar biasa dan setelah itu saya tidur dengan durasi yang lebih lama. Apa yang menyebabkan saya seperti itu ya dok? dan apa yang harus saya lakukan agar saya merasa fit dan tidak mudah mengantuk?

1 Jawaban Dokter

Staff 10/06/2019
Public

Halo Farih,
Rasa kantuk adalah sesuatu yang lazim dijumpai dan dirasakan oleh kita sebagai makhluk hidup yang disebabkan oleh bermacam-macam faktor. namun rasa kantuk yang berlebihan terutama pada saat beraktivitas dapat menurunkan produktivitas anda dalam kehidupan sehari-hari. Kurangnya kuantitas waktu dan jam tidur yang cukup (Normal jam tidur 7-9 jam),adalah faktor yang berperan penting dalam mempengaruhi kualitas tidur. Selain itu, jam tidur yang cukup tetapi tidak nyenyak dapat membuat anda bangun dalam kondisi yang tidak fit di pagi hari. Bila durasi dan kualitas tidur sudah cukup dan masih merasa mengantuk hal-hal yang dapat dipikirkan sebagai penyebab antara lain:

  1. Sleep Apnea; Sleep apnea adalah kondisi di mana napas terhenti sementara saat Anda tidur. Dalam dunia medis, sleep apnea yang disebabkan karena penyumbatan di saluran pernapasan disebut dengan Obstructive Sleep Apnea (OSA). Penyumbatan yang terjadi pada jalur pernapasan ini akan menyebabkan seseorang terbangun tiba-tiba ketika tidur. Akibatnya, kualitas tidur Anda jadi berkurang sehingga membuat Anda tidak bertenaga dan kurang produktif pada hari berikutnya.
  2. Hipotiroid; yaitu kurangnya produksi hormon tiroid. Umumnya disertai dengan gejala seperti lemas, peningkatan berat badan, kulit kering, rambut rontok, gampang merasa kedinginan.. Hipotiroid menyebabkan penurunan metabolisme basal tubuh anda yang akan mempengaruhi kerja eksitasi dari saraf simpatis yang dihasilkan lewat detak jantung (heart rate)
  3. Konsumsi Alkohol; Mengonsumsi minuman beralkohol sebelum tidur juga dapat membuat Anda sering mengantuk di siang hari. Alkohol akan mempersulit Anda untuk mencapai fase tidur nyenyak dan mengacaukan siklus tidur. Kebiasaan ini bahkan bisa berdampak pada kualitas tidur Anda yang buruk.
  4. NarkolepsiNarkolepsi adalah kondisi kronis yang menyebabkan seseorang tertidur di mana saja dan kapan saja secara tidak terkendali. Ini bisa terjadi walau mereka sudah tidur yang cukup sekalipun. Seseorang yang mengalami kondisi ini akan merasa baik-baik saja setelah tidur selama 10-15 menit, kemudian akan terbangun sebentar, lalu kembali tertidur. Narkolepsi merupakan penyakit berkepanjangan yang tak dapat diobati.
  5. Chronic fatigue syndrome atau sindroma kelelahan kronis adalah kondisi yang akan membuat Anda sering lelah, lemas, lesu, dan mengantuk. Gejalanya antara lain meliputi nyeri otot dan sulit berkonsentrasi selama setidaknya 6 bulan.
  6. Ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang kacau bisa membuat Anda mengantuk sepanjang hari. Jam biologis sendiri adalah jadwal kerja setiap organ dan fungsi tubuh manusia secara alami. Jika jam biologis tubuh Anda terganggu, Anda mungkin akan sering mengantuk pada waktu yang tidak tepat. Selain mengatur siklus tidur manusia, ritme sirkadian tubuh berperan untuk mengendalikan produksi hormon, suhu tubuh, dan berbagai fungsi tubuh lainnya.
  7. Konsumsi obat-obatan mengandung efek mengantuk; contohnya adalah golongan anti histamine seperti CTM, Tripolidine HCL, Loratadine, Cetrizine, Diphenhydramine Maleate

Apakah perlu konsumsi vitamin untuk mengusir rasa kantuk?, Sejauh ini tidak ada hubungan antara konsumsi vitamin dengan keluhan mengantuk yang anda alami. Sumber vitamin cukup dari makanan sehari-hari (misalnya sayuran dan buah-buahan) sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian anda. Beberapa hal yang dapat anda coba untuk mengurangi rasa kantuk contohnya minum air yang cukup (kurang lebih 8 gelas/2 liter per hari), konsumsi minuman mengandung kafein setelah sarapan pagi (maksimal 300 mg kafein per hari), namun hindari minum kopi sebelum tidur, hindari makan terlalu berat saat sarapan, ambil jeda di sela-sela pekerjaan untuk berjalan, konsumsi makanan yang bergizi, berolah raga rutin 3-4 kali per minggu, meditasi/yoga, hindari minuman beralkohol.
Namun, apabila setelah melakukan usaha-usaha di atas rasa kantuk semakin mengganggu dan tidak kunjung membaik, segera anda konsultasikan keluhan medis anda ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. informasikan gejala-gejala lain yang dirasakan kepada dokter karena akan sangat membantu menegakan diagnosis. 
Semoga informasi ini bermanfaat.
Salam, dr. Alta

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.