1 Jawaban Dokter

Staff 10/06/2019
Public

Hai Anonymus
Terima Kasih sudah bertanya di TanyaDok.com
Sendawa adalah salah satu cara tubuh mengeluarkan gas secara alami. Kondisi ini umumnya adalah hal yang baik, karena jika tidak dikeluarkan, maka gas di lambung dapat menyebabkan perut terasa kembung yang kadang disertai dengan nyeri perut.
Sendawa terjadi karena udara tertelan, baik secara sengaja maupun tidak, disebut dengan aerophagia. Udara yang masuk ke saluran pencernaan mengandung gas nitrogen dan oksigen. Gas ini akan didorong ke atas oleh lambung menuju kerongkongan dan keluar dari mulut dalam bentuk sendawa. Gas dalam saluran pencernaan umumnya terbentuk dari proses pencernaan makanan, konsumsi minuman bersoda dan beralkohol, konsumsi obat anti radang golongan Non Steroid, serangan panik serta ketika ada udara yang tertelan melalui mulut. Udara dapat masuk ke tubuh jika Anda berbicara sambil makan, mengunyah permen karet, mengisap permen, makan terlalu cepat, atau merokok. 
Nyeri ulu hati adalah kondisi dimana bagian ulu hati mengalami nyeri yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti iritasi, peradangan, infeksi, dll. Dalam ilmu medis, daerah ulu hati disebut dengan epigastrium. Letak ulu hati berada di bawah tulang dada dan di atas pusar, atau perut bagian atas. Rasa sakit atau nyeri ini dapat menyebar dari satu bagian ke bagian tubuh lainnya. 
Ada sejumlah kondisi serius yang bisa menyebabkan Anda sering sendawa. Beberapa di antaranya ialah

  1. Refluks asam lambung (GERD); yaitu gangguan pada katup lambung yang menyebabkan asam lambung dapat naik ke kerongkongan sehingga mengakibatkan rasa terbakar pada dada, nyeri ulu hati dan sendawa
  2. Infeksi Helicobacter Pylori pada lambung
  3. Hernia pada otot diafragma (Hiatal hernia)
  4. Tukak lambung (gastritis ulcerative) atau luka pada lapisan otot lambung
  5. Pankreatitis, yaitu peradangan pada organ pankreas yang berfungsi untuk dalam metabolisme zat gula yang masuk ke tubuh
  6. Peradangan pada kantong empedu (Cholelitiasis).
  7. Penyakit autoimun (Celiac disease)

Sebagai upaya pencegahan anda dapat melakukan
1. Pengelolaan stress, karena stress merupakan salah satu faktor pencetus keluhan.
2. Makan dengan porsi sedikit sedikit dengan frekuensi sering.
3. mengurangi konsumsi makanan dan minuman berkafein, seperti cokelat, kopi, teh, dll
4. Hindari kebiasaan berbaring setelah makan besar, tunggu minimal 30 menit untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan
5. Mengkonsumsi obat-obatan untuk mengurangi keluhan nyeri ulu hati sesuai instruksi dokter
Apabila keluhan sangat mengganggu aktifitas keseharian dan berlangsung lama serta tidak membaik setelah meminum obat yang dianjurkan dokter, saya sarankan cobalah anda untuk menemui dokter spesialis terkait, karena penanganan dari nyeri pada ulu hati disertai sendawa tergantung dari penyebab utamanya. bila perlu dokter akan menyarankan anda untuk melakukan pemeriksaan penunjang berupa USG ataupun endoskopi, yaitu memasukan kamera ke dalam lambung untuk melihat kondisi otot lambung di dalam untuk menegakkan diagnosa.
Terima Kasih
dr. Alta

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.