1 Jawaban Dokter

Staff 07/06/2019
Public

Selamat siang, terima kasih sudah menggunakan layanan online tanyadok.
Terlambat haid dan nyeri haid memang membuat khawatir bagi kaum hawa. Menstruasi atau haid adalah perdarahan uterus secara periodik dan siklik, yang disertai pelepasan endometrium.3 Umumnya panjang siklus menstruasi adalah 28±7 hari, dengan lama menstruasi 4±2 hari. Jumlah darah yang keluar rata-rata 20–60 ml. Nyeri saat mau haid atau selama haid atau yang lebih sering dikenal dismenore adalah gangguan ginekologik berupa nyeri saat menstruasi, yang umumnya berupa kram dan terpusat di bagian perut bawah.17 Rasa kram ini seringkali disertai dengan nyeri punggung bawah, mual muntah, sakit kepala atau diare. Hal ini bisa terjadi karena  hasil dari kontraksi miometrium tanpa teridentifikasinya kelainan patologik (dismenore primer) atau disebabkan karena kelainan pelvis, seperti endometriosis, adenomiosis, mioma uterina dan lainnya (dismenore sekunder). 
Oligomenorea yaitu siklus haid lebih panjang, lebih dari 35 hari. Perdarahan pada oligomenorea biasanya berkurang. Penyebabnya adalah gangguan hormonal, ansietas dan stress, penyakit kronis, obat-obatan tertentu, bahaya di tempat kerja dan lingkungan, status penyakit nutrisi yang buruk, olah raga yang berat, penurunan berat badan yang signifikan. Oleh karena itu hindari stress, rajin berolah raga, dan makan makanan yang bergizi.
Jika telat haid makin berlanjut, dan nyeri semakin hebat kami sarankan untuk kontrol ke dokter spesialis kandungan untuk penanganan lanjut.
Semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.