Bagaimana menghilangkan hpv

Istri saya mengalami infeksi hpv di mulut rahim 6 tahun yg lalu dan itu kemungkinan besar di sebabkan tertular dari pasangannya yg melakukan sex bebas….. Sy pernah melakukan hubungan sex dgn orang lain 6 tahun yg lalu……seblm istri saya hamil anak ke2..setelah 4 bulan istri sy mengandung gejala itu timbul di istri saya di sekitar mulut rahim… Berupa cairan bau…dan di sebab kan oleh virus HPV…. Istri saya melakukan tindakan operasi untuk membersihkan itu dengan harapan virus HPV itu hilang dan janin yg di kandung nya selamat……proses operasi itu lancar dan beberapa bulan kemudian bayi itu lahir …selamat….saya khawatir. Pada istri dan anak saya dok… Apakah istri sy masih mengidap hpv? Apakah anak saya terjangkit hpv…. Semua gara2 saya…. Apa yg harus saya lakukan?

1 Jawaban Dokter

Staff 22/05/2019
Public

Selamat pagi, terima kasih sudah menggunakan layanan online tanyadok.
HPV adalah suatu virus dengan 33 tipe diantaranya diketahui menginfeksi saluran genital dan sekurangnya 13 tipe dapat menyebabkan kanker. Human Papilloma Virus (HPV) dapat mengakibatkan kanker cervix/leher rahim. Faktor-faktor resiko untuk kanker leher rahim terbagi dalam tiga.

  1. Faktor reproduksi dan seksual yang meliputi jumlah mitra seksual, usia saat pertama kali berhubungan seksual, faktor pasangan pria, jumlah kehamilan, kontrasepsi oral dan infeksi menular seksual (IMS).
  2. Faktor sosioekonomi.
  3. Faktor lainnya yang meliputi paparan tembakau, diet, kurangnya skrining yang tepat dan pengobatan lesi prakanker yang disebut CIN sebelumnya.

Pencegahan kanker leher rahim terdiri dari 3 tahap, yaitu :

  • Pencegahan primer, adalah pencegahan terhadap penyebab penyakit. Pencegahan primer kanker leher rahim dapat dilakukan dengan menghindari berbagai faktor risiko serta dengan pemberian vaksin pencegah infeksi dan penyakit terkait HPV. Vaksin HPV terbukti efektif dalam mencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18. Pentingnya penggunaan vaksin sebagai suatu program pencegahan adalah berdasarkan kenyataan bahwa perempuan di negara berkembang tidak dapat melakukan skrining terhadap kanker leher rahim karena kurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan.
  • Pencegahan sekunder, adalah penemuan dini, diagnosis dini dan terapi dini terhadap kanker leher rahim. Pencegahan sekunder termasuk skrining dan deteksi dini, seperti pap smear, kolposkopi, pap net, dan inspeksi visual dengan asam asetat (IVA), pemeriksaan ini dilakukan jika sudah pernah behubungan sex.
  • Pencegahan tersier, berupaya meningkatkan angka kesembuhan, survival rate, dan kualitas hidup dalam terapi kanker. Perhatian terapi ditujukan pada penatalaksanaan nyeri, paliasi, dan rehabilitasi.

Kami sarankan untuk istri anda kontrol rutin ke dokter spesialis obgyn untuk penanganan lebih lanjut.
Semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.