Luka bekas cauter belum sembuh

Malam dokter..saya pria umur 36 tahun….saya melakukan cauter di (maaf) alat kelamin saya (kutil kelamin) dibagian pangkal pada tanggal 29 maret 2019, dan setelah dikasih obat kompres 0.9 sodium chloride merk otsu-NS ( digunakan untuk kompres selama 15 menit, 2×1) dan obat saleb mupirocin calcium merk pirotop (digunakan setelah di kompres, 2×1), dan tanggal 5 april 2019 saya melakukan kontrol ke dokter yang sama karena luka bekas cauter blm sembuh/blm kering, dan saya dikasih obat clindamycin HCI merk Clinmas-300 ( diminum 2×1)…yang saya tanyakan kenapa sampai tanggal 9 april 2019 luka bekas cauter belum kering2 juga padahal saya sudah melaksanakan spt anjuran dokter….terimakasih dok bantuanya

1 Jawaban Dokter

Halo, Sobat.
Luka adalah diskontinuitas jaringan tubuh yang dapat didahului oleh adanya trauma.  Banyak jenis trauma yang dapat dialami, misalnya trauma oleh benda tajam ataupun tumpul, perubahan suhu, zat kimia, ledakan, sengatan listrik maupun gigitan hewan yang keseluruhannya dapat menimbulkan luka. Banyak faktor yang mempengaruhi cepat atau lambatnya penyembuhan luka, diantaranya; asupan nutrisi, kadar gula dalam darah, infeksi, merokok, peminum alkohol, lebar/kedalaman luka, dan faktor kelembaban luka.
Oleh karena itu, ada beberapa hal yang dapat sobat lakukan untuk membantu penyembuhan luka :

  • Menjaga asupan nutrisi : sebaiknya  sobat banyak mengonsumsi makanan yang banyak mengandung protein. Protein berguna untuk memperbaiki jaringan dan sel yang rusak serta membangun jaringan yang baru di dalam tubuh. Selain itu vitamin dan mineral, seperti vitamin A, B, C, D, kalsium, seng, magnesium, serta zat besi juga membantu tubuh untuk meregenerasi sel dan jaringan yang rusak, menurunkan tingkat peradangan yang terjadi.
  • Menjaga pola hidup dengan istirahat yang cukup
  • Apabila sobat adalah perokok, coba hindari merokok terlebih dahulu karena akan memperlambat penyembuhan luka.
  • Hindari meminum alkohol
  • Menjaga area kelamin agar tidak terlalu lembab, apabila sobat berkeringat banyak setelah aktifitas maka segeralah unuk mengganti celana dalam, agar area tersebut tidak terlalu lembab yang mengakibatkan luka lama sembuh dan memicu untuk tumbuhnya infeksi jamur ataupun bakteri.
  • Cek gula darah, karena kadar gula darah yang tinggi (diabetes) membuat penyembuhan luka mejadi lama
  • Apabila keluhan sobat terus berlanjut, sobat dapat kembali konsultasi dengan spesialis kulit tempat sobat berobat meski sebelum jadwal seharusnya karena luas luka dan lokasi luka juga berpengaruh terhadap penyembuhan luka (faktor sumplai darah kearea tersebut).

Terima kasih banyak, semoga membantu.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.