1 Jawaban Dokter

Anak yang baru belajar makan kadang memang sulit untuk makan, hal ini bisa dikarenakan anak belum mengenal rasa selain susu, atau memang cenderung picky eater. Coba berikan makanan kearah manis atau asin bu. Sebagian bayi ada yang menyukai lebih kearah manis, sebagian lagi lebih menyukai kearah gurih. Boleh gunakan bahan alami, misalnya untuk memberikan rasa manis berikan jagung manis, anggur, dll. Untuk rasa gurih berikan kaldu dan makanan gurih lainnya.

Bila masih tidak mau boleh tambahkan susu yang biasa anak minum, agar ada rasa yang sudah dikenalnya mungkin lebih mudah untuk anak menerima makanan. Konsistensi juga berpengaruh bu. Harus dimulai dengan yang lembut (disaring atau diblender dahulu), semakin besar semakin diperkasar. Kadang anak yang lebih besar 10-11 bulan sudah bosan dengan makanan lembut, boleh coba dengan yang lebih kasar seperti nasi tim atau bubur kasar. Ada juga anak yang dengan konsistensi kasar saraf sensoriknya sensitive sehingga perlu dikembalikan dulu ke yang halus baru dinaikkan kembali ke yang kasar. Pemberian makanan diharapkan pada usia 1 tahun sudah seperti dewasa (baik konsistensinya, maupun semua bumbunya) dengan frekuensi 3x/hari + 2x snack, sisanya baru susu bu. Jarak pemberian susu paling dekat 2 jam dari sebelum/sesudah jam makan. Jangan mengganti jam makan dengan susu, karena anak akan semakin tidak mau makan.

Saat sulit makan, juga perlu ditelaah apakah ada gigi yang tumbuh, atau sedang ada sariawan, radang tenggorokan, sakit perut, dll. Bila ada harus diatasi dahulu.

Bila tetap tidak perbaikan baiknya control ke dokter bila perlu ditambahkan vitamin.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.