1 Jawaban Dokter

Staff 28/03/2019
Public

Selamat pagi
Terima kasih sudah menggunakan layanan online tanyadok.
Pada dasarnya, kecemasan merupakan hal wajar yang pernah dialami oleh setiap manusia. Kecemasan sudah dianggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Kecemasan merupakan suatu perasaan subjektif mengenai ketegangan mental yang menggelisahkan sebagai reaksi umum dari ketidakmampuan mengatasi suatu masalah atau tidak adanya rasa aman. Namun cemas yang berlebihan, apalagi yang sudah menjadi gangguan akan menghambat fungsi seseorang dalam kehidupannya. Gejala-gejala yang bersifat fisik diantaranya adalah : jari tangan dingin, detak jantung makin cepat, berkeringat dingin, kepala pusing, nafsu makan berkurang, tidur tidak nyenyak, dada sesak. Gejala yang bersifat mental adalah : ketakutan merasa akan ditimpa bahaya, tidak dapat memusatkan perhatian, tidak tenteram, ingin lari dari kenyataan. 
Faktor yang dapat mempengaruhi seseorang menjadi cemas yaitu: 

  • Lingkungan atau sekitar tempat tinggal mempengaruhi cara berfikir individu tentang diri sendiri maupun orang lain.
  • Emosi yang ditekan, kecemasan bisa terjadi jika individu tidak mampu menemukan jalan keluar untuk perasaannya sendiri dalam hubungan personal ini, terutama jika dirinya menekan rasa marah atau frustasi dalam jangka waktu yang sangat lama.
  • Sebab-sebab fisik, pikiran dan tubuh senantiasa saling berinteraksi dan dapat menyebabkan timbulnya kecemasan.
  • Cemas karena merasa berdosa atau bersalah, karena melakukan hal-hal yang berlawanan dengan keyakinan atau hati nurani.

Cara mencegah cemas yaitu: 

  • Latih teknik pereda stres, seperti pengembangan minat dan hobi, olahraga teratur.
  • Mengelola waktu dan memprioritaskan tugas untuk mengurangi stres akibat akumulasi pekerjaan
  • Keluar dari alkohol dan hindari penyalahgunaan zat
  • Bicaralah dengan teman, carilah konseling atau saran medis saat merasa sedih atau berkecil hati

Jika keluhan cemas semakin memberat dan atau mengganggu akifitas sehari-hari, kami sarankan untuk kontrol ke psikiatri terdekat untuk penanganan selanjutnya, mengingat jika cemas sudah memberat dapat mengarah ke depresi.
Semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.