sakit perut hingga muntah

Dok,saya berumur 17 tahun. Sudah sejak April 2018 hingga sekarang,kalau menstruasi pasti sejak hari pertama hingga hari ketiga perut sebelah kiri sakit sampai muntah2. Jadi kalau sudah sakit seperti itu saya selalu tiduran karena jika berdiri pasti perut saya akan sakit sekali dan akhirnya muntah. Muntahnya pun bisa sampai 7x sehari. Kira2 kenapa ya dok. Tiap bulan saya selalu takut karena pasti seperti ini. Mohon bantuannya dok

1 Jawaban Dokter

Staff 15/03/2019
Public

Selamat Siang sobat.
terima kasih telah menggunakan aplikasi layanan Tanyadok.
nyeri pada saat datang bulan / menstruasi di dalam dunia medis disebut dengan dismenore. dismenore ini terbagi kedalam 2 jenis yaitu:

  1. Dismenore Primer, adalah berupa keluhan nyeri yang timbul sejak pertama kali mendapatkan haid/menstruasi pada usia pubertas, nyeri biasanya terjadi selama 48-72 jam dan akan mereda menjelang akhir menstruasi, pada dismenorea ini biasanya jika dilakukan pemeriksaan usg atau pencitraan lain tidak ditemukan adanya suatu kelainan.
  2. dismenorea sekunder, adalah rasa nyeri saat haid/mestruasi yang didapatkan setelah sekian lama mengalami masa menstruasi yang normal, bisa berkaitan dengan jumlah darah menstruasi yang banyak atau masa menstruasi yang tidak teratur, nyeri tidak membaik atau berkurang dengan obat anti nyeri, bisa berkaitan dengan kemandulan, keputihan yang tidak normal dan nyeri saat berhubungan seksual. beberapa penyebab dismenore sekunder atantra lain:
    1. endometriosis ( adanya jaringan dinding rahim bagian dalam  yang tumbuh diluar rongga rahim) dimana setiap masa menstruasi jaringan ini juga mengeluarkan darah sehingga merangsang lapisan peritoneal di rongga perut yg dapat menimbulkan rasa nyeri.
    2. radang panggul
    3. adenomiosis
    4. fibroid rahim
    5. penyempitan leher rahim.

Jika rasa nyeri yang sobat rasakan amat sangat dan sampai menimbulkan nual, muntah sampai kram perut sebaiknya sobat segera periksakan kondisi sobat kepada dokter spesialis kandungan sehingga dapat dilakukan pemeriksaan leher rahim, panggul usg sampai CT scan bila perlu. 
semoga apa yang sampaikan dapat membantu sobat.
terima kasih dan sehat selalu untuk sobat sehat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.