3 answer

Staff 09/03/2019
Public

Selamat siang sobat, terima kasih telah menggunakan layanan tanyadok.
Alopecia atau yang lebih dikenal dengan kebotakan adalah kondisi di mana jumlah rambut yang rontok lebih banyak dari rambut yang tumbuh. Dalam kondisi yang normal, rata-rata rambut manusia bisa rontok 50-100 helai per hari. Nah, kebotakan terjadi apabila rambut rontok lebih dari 100 helai per hari. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan stres, perubahan hormon, faktor keturunan, pemakaian obat tertentu hingga indikasi suatu penyakit. Pada beberapa orang, rambut rontok dapat terjadi setelah kejadian tertentu dalam hidup seperti penyakit, kehamilan atau trauma. Laki-laki berusia lebih dari 50 tahun dan wanita berusia lebih dari 50 tahun yang sudah menopause lebih sering mengalami kebotakan. 
Keadaan ini berhubungan dengan beberapa faktor yang meliputi:

  • Riwayat keluarga. Jika anggota keluarga Anda mengalami kebotakan, Anda pun akan berisiko tinggi mengembangkan kondisi yang serupa. Riwayat keluarga juga dapat menunjukkan kemungkinan kapan usia mengalami kebotakan.
  • Hormon. Perubahan dan ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan kebotakan sementara. Perubahan hormon dapat terjadi karena kehamilan, kelahiran, atau mendekati masa menopause. Kelenjar tiroid juga mempengaruhi kadar hormon, yang dapat menyebabkan kebotakan.
  • Kondisi kulit. Infeksi kulit kepala atau penyakit kulit seperti lupus, lichen planus dapat menyebabkan rambut rontok yang berpotensi kebotakan.
  • Induksi obat. obat kanker, radang sendi, depresi, penyakit jantung dan tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kebotakan. Pil pengontrol kehamilan dan vitamin A yang berlebihan juga dapat menyebabkan kebotakan.
  • Kebiasaan mencabut rambut. Kondisi ini disebut juga dengan trikotilomania, yang menyebabkan seseorang  terdorong untuk mencabut rambut pada kulit kepala, alis atau bagian lain dari tubuh.

Beberapa hal berikut dapat membantu sobat mengatasi kebotakan:

  • Cucilah rambut dengan lembut, begitu pula saat menyisir rambut.
  • Gunakan sampo yang sesuai dengan jenis rambut.
  • Hindari pewarnaan, pengkritingan, dan pelurusan rambut. Biarkan rambut tumbuh secara alami sesuai dengan warna dan bentuk aslinya.
  • Hindari menguncir, menyanggul, serta mengepang rambut terlalu kencang.
  • Hindari memuntir, menarik, atau menggosok rambut.
  • Gunakan sisir lebar untuk menyisir rambut.
  • Setelah keramas, keringkan rambut Anda hanya dengan handuk. Cukup tepuk-tepuk rambut yang basah dan hindari memuntir rambut menggunakan handuk.
  • Memerhatikan asupan makanan yang bernutirisi tinggi untuk rambut.
  • Jangan menyisir rambut saat rambut masih basah.
  • Gunakan conditioner untuk melembutkan rambut sehingga mudah disisir.
  • Beri tahu dokter jika sobat mengalami tanda infeksi setelah pemakaian steroid. Tandanya dapat berupa: kemerahan, bengkak, nyeri dan rasa terbakar pada tempat suntikan.

Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat dan salam sehat:)
 
 

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.