Urine : Reduksi urine positive. 3, Glukosa darah : 258 mg/dl

Siang Dokter, saya baru terima hasil lab, seperti di atas (sebelumnya saya puasa). Apa artinya positive 3? apa sudah parah diabetesnya? Apa saya bisa sehat kembali? dan apa yg harus saya lakukan agar saya bisa sehat (gula darah normal) kembali?
Info : Saya tidak ada riwayat keluarga diabet, hasil cek sebelumnya tahun lalu jg tidak terlalu tinggi. Umur saya skrg jalan 47 tahun dan saya seorang pria.
Mohon saran. Terima kasih

1 Jawaban Dokter

Staff 22/02/2019
Public

Selamat siang sobat, terima kasih telah menggunakan layanan tanyadok.
Pengujian glukosa (gula darah) dalam urin adalah cara untuk mengetahui bagaimana tubuh memperlakukan glukosa berlebih. Umumnya, tubuh manusia tidak “menumpahkan” glukosa ke dalam urin, kecuali kadarnya telah menjadi sangat tinggi di dalam aliran darah. Tingginya kadar gula dalam urin dapat menjadi sinyal bahwa ada sesuatu yang salah dalam cara tubuh mengelola glukosa.
Berikut berbagai penyebab yang umum terjadi, di antaranya:

  • Diabetes melitus. 
  • Diabetes gestasional, yaitu kondisi gula darah tinggi di atas normal pada masa kehamilan.
  • Diet tinggi gula. Misalnya kalau terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman manis.
  • Sirosis hati. Sirosis hati memengaruhi metabolisme karbohidrat, sehingga mengakibatkan kadar glukosa yang tinggi dalam darah. Kadar glukosa darah yang tinggi akan membuat glukosa keluar melalui urine.

Diabetes merupakan penyakit yang berlangsung lama atau kronis serta ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah yang tinggi atau di atas nilai normal. Diabetes dibedakan menjadi dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 dikenal juga dengan diabetes autoimun.  Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang lebih sering terjadi. Diabetes ini disebabkan oleh sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat dipergunakan dengan baik .
Beberapa gejala diabetes tipe 1 dan tipe 2 meliputi:

  • Sering merasa haus.
  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Sering merasa sangat lapar.
  • Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Berkurangnya massa otot.
  • Terdapat keton dalam urine. Keton adalah produk sisa dari pemecahan otot dan lemak akibat tubuh tidak dapat menggunakan gula sebagai sumber energi.
  • Lemas.
  • Pandangan kabur.
  • Luka yang sulit sembuh.
  • Sering mengalami infeksi, misalnya pada gusi, kulit, vagina, atau saluran kemih.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah diabetes, di antaranya adalah:

  • Mengatur frekuensi dan menu makanan menjadi lebih sehat.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Rutin berolahraga.
  • Rutin menjalani pengecekan gula darah.

Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat dan salam sehat:)

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.