1 Jawaban Dokter

Staff 05/02/2019
Public

Selamat pagi sobat, terima kasih telah menggunakan layanan tanyadok.
Kondisi vagina yang kering atau kekurangan cairan pelumas bisa mengakibatkan tidak nyaman dan terasa sakit sampai lecet. Pada kondisi normal, vagina akan terasa lembap karena memiliki pelumas alami yang diproduksi oleh serviks atau leher rahim. Produksi cairan vagina ini umumnya akan meningkat saat mendapatkan rangsangan seksual, sehingga vagina tidak terasa nyeri saat berhubungan seksual.
Vagina kering bisa dipengaruhi oleh faktor hormonal yaitu estrogen yang kurang, kehamilan, wanita sedang masa tidak subur, menopause, foreplay kurang memadai / kurang lama, stress, depresi, sedang merasa tertekan, cemas, pemakaian sabun dan cairan pembersih kewanitaan, vagina terkena bahan kimia atau detergen, pasca melahirkan, menyusui, dalam masa pengobatan kanker, dan efek samping obat tertentu.
Beberapa tips yang dapat membantu mengatasi vagina yang kering atau kurang pelumas :

  • Lakukan foreplay lebih lama
  • Gunakan pelembap vagina atau pelumas vagina namun jika sedang program hamil atau memiliki alergi terhadap bahan pelembap atau pelumas vagina sebaiknya dihindari
  • Hindari stress dengan baik, mungkin juga cairan vagina Sobat kering dikarenakan Sobat memiliki masalah atau sedang memikirkan program kehamilan Sobat yang secara tidak langsung membuat Sobat tertekan
  • Istirahat cukup
  • Jaga kebersihan organ intim
  • Hindari memakai sabun dan cairan pembersih kewanitaan saat membasuh vagina
  • Ketika membasuh vagina cukup gunakan air bersih saja
  • Lakukan relaksasi dan terkadang daerah perineum atau kulit sekitar bagian intim kering, coba berikan pelembab kulit seperti contoh merk vaseline, nivea sebelum melakukan hubungan intim terutama pada daerah paha sampai dengan pantat dan sekitar kelamin (namun tidak sampai masuk kelubang kelamin) terkadang memberikan efek hangat dan lembab dapat membantu tubuh saat foreplay dan relaks
  • Selalu berkomunikasi antara pasangan dengan baik
  • Jika sedang melakukan program hamil, baiknya lakukan di tanggal masa subur wanita, pada masa subur atau tanggal subur (ovulasi) biasanya vagina cenderung lembab dan basah.

Kondisi yang Sobat alami di mana Sobat mengalami cairan vagina yang kurang, kadang merupakan suatu kondisi yang normal atau dapat terjadi pada suatu wanita. Namun kondisi ini tidak menyebabkan seorang wanita sulit mengalami kehamilan ataupun mengalami gangguan kesuburan. Pada dasarnya yang diperlukan untuk terjadinya kehamilan adalah faktor berikut ini:
– Sel telur yang matang pada masa subur wanita ( minta dokter mengecek tanggal Subur Sobat atau dapat juga menggunakan tes LH ovulasi yang dijual bebas )
– Kualitas sperma yang baik sehingga dapat mencapai sel telur
– Tidak ada hambatan pada saluran reproduksi wanita (rahim, leher rahim, tuba fallopi)
Sehingga bila ketiga faktor tersebut terpenuhi maka kehamilan seyogianya dapat terjadi.
Bila Sobat dan suami berhubungan intim secara teratur tanpa pengaman namun dalam waktu lebih dari 1 tahun belum kunjung mengalami kehamilan dan bila dengan tips di atas keluhan vagina kering tidak membaik dan Sobat mengalami nyeri atau lecet, Disarankan agar Sobat berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui adakah masalah hormon dan sebagainya. Selanjutnya dokter akan bisa memberikan penanganan yang tepat untuk Sobat.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.