1 Jawaban Dokter

Staff 24/01/2019
Public

Selamat pagi sobat, terimakasih telah menggunakan layanan tanyadok.
Kami mengerti keluhan yang sobat rasakan. Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional, kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan. Sulit tidur sering terjadi, baik pada usia muda maupun usia lanjut; dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional, seperti kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan. Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya lelah. 
Depresi merupakan gangguan afektif yang ditandai dengan suasana perasaan yang murung, hilangnya minat dan kegembiraan, serta berkurangnya energi untuk aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut dapat memengaruhi pikiran, tingkah laku, dan keadaan fisik seseorang. Beberapa orang mungkin mengalami peningkatan gejala depresi pada malam hari. Depresi malam hari dapat membuat atau memperburuk insomnia, dengan membuat Sobat terjaga lebih lama atau membuat Sobat lebih sulit untuk tertidur.
Kecemasan sendiri merupakan reaksi terhadap faktor stres, seperti sensasi perut mulas, kepala pening, jantung deg-degan, napas terburu-buru, dan keringat dingin saat diliputi kekhawatiran sebelum berbicara di depan umum, misalnya, atau menunggu dipanggil wawancara kerja. Hal tersebut masih dapat dikatakan normal. Namun jika kecemasan dirasakan berlangsung lama  dan terus menerus tanpa adanya faktor stres yang memicu hal tersebut bisa mengarah pada gangguan kecemasan.
Ketika cemas, sobat tahu pasti apa yang sedang dihadapi (tantangan hidup ditemui sehari-hari) — deadline kerjaan, tagihan keuangan, urusan rumah tangga, dll. Namun kadang, apa yang membuat stres juga bisa berasal dari dalam diri, dipicu oleh imajinasi yang terlalu aktif atau sedang tidak berpikir jernih. Kecemasan akan hilang ketika sobat membuat prioritas dan menanganinya satu per satu. Pada akhirnya, sobat bisa menemukan jalan keluar dari setiap masalah dan kembali bangkit menjalani hari.
Sementara itu, hidup dengan gangguan kecemasan atau depresi membuat tidak berdaya untuk mengetahui apa yang menjadi kekhawatiran sobat, sehingga reaksinyalah yang menjadi masalah. Kedua gangguan psikologis ini terjadi terus menerus dan cenderung bertahan lama (seringnya hingga bulanan bahkan tahunan). Hal tersebut dapat menggangu fungsi kita sebagai manusia, maka sebaiknya dikonsultasikan langsung ke dokter ahli kejiwaan, agar dapat diberikan penanganan yang tepat. 
Berikut beberapa hal yang dapat sobat lakukan untuk mengatasi insomnia:

  • Lakukan terapi relaksasi dengan pilates, yoga, meditasi, dll
  • Buat suasana kamar hening dan cahaya redup
  • Biasakan kamar hanya digunakan untuk beristirahat dengan menghindari melakukan pekerjaan, menonton televisi, atau bermain game di dalam kamar
  • Buatlah jadwal tidur dan bangun tidur yang rutin
  • Hindari pergi tidur dalam keadaan lapar, namun juga hindari makan berat paling tidak 2 jam sebelum tidur
  • Hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, minuman energi, dan minuman bersoda pada sore apalagi malam hari
  • Hentikan kebiasaan merokok
  • Hentikan kebiasaan konsumsi minuman beralkohol

Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat dan salam sehat:)

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.