sakit gondongan pada anak yang membuat leher sakit dan tidak mau makan

anak saya berusia 4 tahun 7 bulan, anak saya terkena gondongan yang diawali panas dan kemudian muncul bengkak pada leher dibawah telinga, saya bawa ke dokter dan diberi obat seminggu sudah tidak demam dan benjolanya sudah hilang tetapi sampai sekarang masih mengeluh sakit dan tidak mau menggerakkan lehernya serta tidak mau makan karena sakit, jika mengantuk juga tidak mau merebahkan badan alasannya sakit, kalau tidur hidungnya seperti pilek padahal tidak pilek tolong dokter apa yang harus saya lakukan?

1 Jawaban Dokter

Staff 22/01/2019
Public

Selamat pagi sobat, terimakasih telah menggunakan layanan tanyadok.
Gondongan merupakan pembengkakan yang terjadi pada kelenjar parotis akibat infeksi virus. Kelenjar parotis merupakan suatu kelenjar yang berfungsi untuk memproduksi air liur dan terletak tepat di bawah telinga. Saat terjadi gondongan, bagian sisi wajah penderita akan terlihat membesar. Penyakit gondongan merupakan penyakit menular yang umumnya diderita oleh anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh virus dari keluarga paramyxovirus.
Setelah pembengkakan kelenjar parotis, gejala lainnya akan mulai berkembang. Di antaranya:

  • Nyeri saat mengunyah atau menelan makanan.
  • Nyeri sendi.
  • Demam dengan suhu lebih dari 38 derajat Celsius.
  • Mulut kering.
  • Nyeri perut.
  • Hilang nafsu makan.
  • Lelah.
  • Sakit kepala

Beberapa cara dapat dilakukan untuk meringankan rasa nyeri yang ada, antara lain:

  • Banyak minum air putih dan menghindari minuman yang mengandung asam supaya tidak  merangsang kelenjar parotis
  • Mengompres bagian yang bengkak dan terasa sakit  dengan air hangat
  • Mengonsumsi makanan lunak

Bentuk penanganan lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi obat pereda sakit yang dijual bebas di pasaran, seperti ibuprofen dan paracetamol, apabila dibutuhkan. Selama masa penyembuhan, dianjurkan untuk lebih banyak beristirahat hingga gejala mereda. Penyembuhan penyakit gondongan biasanya memerlukan waktu satu sampai dua minggu.
Demikian penjelasan dari kami, Semoga bermanfaat dan salam sehat:)

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.