konsultasi kb

hi dok. saya 23tahun..sudah menikah
konsumsi pil kb msh gonta ganti cari yg cocok. namun kebanyakan mens sy jd ga teratur dan sedikit serta gemuk dan disertai bintik merah sperti jerawat di sekitar pinggang. mohon pencerahan pil kb yg sesuai. terimakasih.

2 answer

Staff 04/01/2019
Public

Selamat pagi sobat,
Merencanakan keluarga sejahtera dengan mengatur jarak kehamilan dapat dimulai dengan memilih dan menggunakan alat kontrasepsi yang tepat. Kontrasepsi adalah metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamlan untuk mengatur jarak kelahiran anak. Ada berbagai jenis kontrasepsi, masing-masing dengan manfaat dan kekurangannya masing-masing. Mempelajari semua jenisnya membuat sobat dapat menentukan mana yang paling tepat untuk Anda.
Metode kontrasepsi dengan alat, dibagi menjadi dua menurut cara kerjanya, yaitu hormonal dan non hormonal. Kontrasepsi hormonal  umumnya mengandung kombinasi dari progestin & estrogen, atau progesteron saja. Dapat menggunakan alat seperti pil KB, suntik KB, implan, patch, cincin vagina, maupun IUD(Intar Uterine-Device ) yang mengandung hormon. Sedangkan kontrasepsi non hormonal yang paling sering dipakai antara lain kondom, IUD tembaga, dan Kontap (Kontrasepsi Mantap).
Secara umum, cara kerjanya adalah dengan menekan terjadinya ovulasi, mencegah implantasi sel telur yang sudah dibuahi pada rahim, mengentalkan lendir serviks, dan mengganggu pergerakan silia tuba.
Alat Kontrasepsi Hormonal
1.Pil KB Kombinasi Progestin dan Estrogen
Kelebihan:

  • Mengurangi perdarahan saat menstruasi
  • Mengurangi gejala PMS
  • Membuat siklus haid lebih teratur
  • Meningkatkan kepadatan tulang
  • Mengurangi risiko penyakit kanker ovarium & endometrium,  stroke, salphingitis, rematik

Kekurangan :

  • Meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular
  • Peningkatan berat badan
  • Dapat mengganggu produksi ASI
  • Tidak mengurangi risiko infeksi menular seksual 

Kelebihan:

  • Tidak menimbulkan efek samping hipertensi dan penyakit kardiovaskular
  • Tidak mengganggu produksi ASI

Kekurangan:

  • Peningkatan berat badan
  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Tidak mengurangi risiko infeksi menular seksual

3.Alat KB IUD  (Intra-Uterine Device)
IUD merupakan alat berbentuk seperti huruf T yang dimasukkan ke dalam rahim, terkadang  menyisakan sedikit benang di vagina untuk menandakan posisi IUD. Ada 2 jenis IUD, yaitu IUD berisi tembaga dan hormon. IUD tembaga bisa digunakan sampai 10 tahun, sedangkan IUD hormon hanya sampai 5 tahun, beberapa wanita merasakan kram perut pada penggunaan IUD tembaga.
Kelebihan:

  • Mudah digunakan, dan setelah pemasangan wanita tidak perlu repot untuk sehari-harinya seperti pada penggunaan pil KB
  • Merupakan metode jangka panjang.
  • Tidak mengganggu kesuburan, setelah dilepas, kesuburan dapat kembali dengan cepat.

Kekurangan:

  • Posisi IUD dapat bergeser.
  • Tidak nyaman bagi wanita, terkadang juga bagi pria saat berhubungan karena ada benang sisa IUD.
  • Dapat timbul efek samping seperti kram dan perdarahan saat menstruasi yang lebih banyak.

Metode Kontrasepsi Penghalang Fisik (non-Hormonal)
1. Kondom
Kondom bisa digunakan pada pria dan wanita. Efektivitas kondom dalam mencegah kehamilan meningkat terutama setelah ditambahkan lubrikan spermisida di kondom.
Kelebihan:

  • Dapat mencegah penularan penyakit kelamin
  • Praktis dan mudah digunakan

Kekurangan:

  • Pada beberapa orang, dapat timbul alergi karena bahan pembuat kondom
  • Hanya dapat digunakan sekali
  • Pemakaian harus tepat karena dapat timbul risiko terlepas atau bocor

2. Spermisida
Spermisida adalah zat kimia yang dapat merusak sperma. Spermisida dapat berbentuk krim, jeli, busa atau supositori.
Kelebihan:

  • Alternatif bagi wanita yang menginginkan proteksi sementara.
  • Bisa didapatkan dengan mudah.

Kekurangan:

  • Masa perlindungan yang singkat, efektivitasnya berkurang apabila melebihi  satu jam pemakaian.
  • Tidak mencegah penularan penyakit kelamin.

4. Diafragma
Diafragma biasanya terbuat dari lateks atau silikon, berbentuk melingkar seperti kubah dan berfungsi mencegah sperma masuk ke dalam rahim.
Kelebihan:

  • Dapat digunakan dengan spermisida untuk meningkatkan efektivitasnya.
  • Bisa dipakai berulang kali.

Kekurangan:

  • Diafragma yang terlalu besar bisa membuat rasa yang tidak nyaman, sedangkan yang terlalu kecil bisa berisiko lepas atau pindah posisi.
  • Dapat menimbulkan iritasi.

Alat Kontrasepsi Alami
1.Sistem KB Kalender : Menghitung masa subur wanita dan menghindari berhubungan seks pada masa subur tersebut
 
Kelebihan:

  • Murah.
  • Tidak menggunakan alat atau hormon.

Kekurangan: Kurang efektif, kegagalan metode ini pada tahun pertama mencapai 20%.
2.Menyusui
Pada ibu yang menyusui anaknya secara eksklusif, pembuahan tidak dapat terjadi selama 10 minggu pertama, sehingga kehamilan dapat dicegah.
Kelebihan: Sama seperti sistem kalender.
Kekurangan: Kurang efektif. Biasanya pasangan yang menggunakan metode ini menunggu haid pertama setelah melahirkan untuk berhenti berhubungan seks, padahal masa pembuahan terjadi sebelum adanya menstruasi.
Kontrasepsi Mantap 
Kontrasepsi mantap atau sterilisasi merupakan pilihan bagi pasangan yang tidak ingin memiliki anak lagi. Pada wanita, teknik yang dapat dilakukan adalah tubektomi, ligasi tuba, implan tuba, dan elektrokoagulasi tuba. Sedangkan pada pria dapat dilakukan vasektomi.
Kelebihan:

  • Efektivitas yang sangat tinggi dalam mencegah kehamilan
  • Tidak memerlukan alat atau hormon tambahan lagi

Kekurangan:

  • Biaya relatif lebih mahal dibanding metode lain
  • Risiko komplikasi tindakan berupa perdarahan atau infeksi
  • Tidak menurunkan risiko penularan penyakit kelamin

Pemilihan jenis kontrasepsi haru diputuskan bersama dengan pasangan, juga perlu diperhatikan kapan ingin memiliki anak, apakah sedang menyusui atau tidak, atau adakah penyakit tertentu pada wanita yang bisa diperburuk dengan kontrasepsi. Selain itu pertimbangkan pula harga dan kepraktisan dari setiap metode. Sebaiknya konsultasikan ke tenaga kesehatan atau dokter kandungan mengenai jenis kontrasepsi yang mungkin cocok untuk sobat.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat dan salam sehat:)
 
 

#1
Staff 04/01/2019
Public

Selamat pagi sobat,
Merencanakan keluarga sejahtera dengan mengatur jarak kehamilan dapat dimulai dengan memilih dan menggunakan alat kontrasepsi yang tepat. Kontrasepsi adalah metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamlan untuk mengatur jarak kelahiran anak. Ada berbagai jenis kontrasepsi, masing-masing dengan manfaat dan kekurangannya masing-masing. Mempelajari semua jenisnya membuat sobat dapat menentukan mana yang paling tepat untuk Anda.
Metode kontrasepsi dengan alat, dibagi menjadi dua menurut cara kerjanya, yaitu hormonal dan non hormonal. Kontrasepsi hormonal  umumnya mengandung kombinasi dari progestin & estrogen, atau progesteron saja. Dapat menggunakan alat seperti pil KB, suntik KB, implan, patch, cincin vagina, maupun IUD(Intar Uterine-Device ) yang mengandung hormon. Sedangkan kontrasepsi non hormonal yang paling sering dipakai antara lain kondom, IUD tembaga, dan Kontap (Kontrasepsi Mantap).
Secara umum, cara kerjanya adalah dengan menekan terjadinya ovulasi, mencegah implantasi sel telur yang sudah dibuahi pada rahim, mengentalkan lendir serviks, dan mengganggu pergerakan silia tuba.
Alat Kontrasepsi Hormonal
1.Pil KB Kombinasi Progestin dan Estrogen
Kelebihan:

  • Mengurangi perdarahan saat menstruasi
  • Mengurangi gejala PMS
  • Membuat siklus haid lebih teratur
  • Meningkatkan kepadatan tulang
  • Mengurangi risiko penyakit kanker ovarium & endometrium,  stroke, salphingitis, rematik

Kekurangan :

  • Meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular
  • Peningkatan berat badan
  • Dapat mengganggu produksi ASI
  • Tidak mengurangi risiko infeksi menular seksual 

2. Pil KB Progestin
Kelebihan:

  • Tidak menimbulkan efek samping hipertensi dan penyakit kardiovaskular
  • Tidak mengganggu produksi ASI

Kekurangan:

  • Peningkatan berat badan
  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Tidak mengurangi risiko infeksi menular seksual

3.Alat KB IUD  (Intra-Uterine Device)
IUD merupakan alat berbentuk seperti huruf T yang dimasukkan ke dalam rahim, terkadang  menyisakan sedikit benang di vagina untuk menandakan posisi IUD. Ada 2 jenis IUD, yaitu IUD berisi tembaga dan hormon. IUD tembaga bisa digunakan sampai 10 tahun, sedangkan IUD hormon hanya sampai 5 tahun, beberapa wanita merasakan kram perut pada penggunaan IUD tembaga.
Kelebihan:

  • Mudah digunakan, dan setelah pemasangan wanita tidak perlu repot untuk sehari-harinya seperti pada penggunaan pil KB
  • Merupakan metode jangka panjang.
  • Tidak mengganggu kesuburan, setelah dilepas, kesuburan dapat kembali dengan cepat.

Kekurangan:

  • Posisi IUD dapat bergeser.
  • Tidak nyaman bagi wanita, terkadang juga bagi pria saat berhubungan karena ada benang sisa IUD.
  • Dapat timbul efek samping seperti kram dan perdarahan saat menstruasi yang lebih banyak.

Metode Kontrasepsi Penghalang Fisik (non-Hormonal)
1. Kondom
Kondom bisa digunakan pada pria dan wanita. Efektivitas kondom dalam mencegah kehamilan meningkat terutama setelah ditambahkan lubrikan spermisida di kondom.
Kelebihan:

  • Dapat mencegah penularan penyakit kelamin
  • Praktis dan mudah digunakan

Kekurangan:

  • Pada beberapa orang, dapat timbul alergi karena bahan pembuat kondom
  • Hanya dapat digunakan sekali
  • Pemakaian harus tepat karena dapat timbul risiko terlepas atau bocor

2. Spermisida
Spermisida adalah zat kimia yang dapat merusak sperma. Spermisida dapat berbentuk krim, jeli, busa atau supositori.
Kelebihan:

  • Alternatif bagi wanita yang menginginkan proteksi sementara.
  • Bisa didapatkan dengan mudah.

Kekurangan:

  • Masa perlindungan yang singkat, efektivitasnya berkurang apabila melebihi  satu jam pemakaian.
  • Tidak mencegah penularan penyakit kelamin.

4. Diafragma
Diafragma biasanya terbuat dari lateks atau silikon, berbentuk melingkar seperti kubah dan berfungsi mencegah sperma masuk ke dalam rahim.
Kelebihan:

  • Dapat digunakan dengan spermisida untuk meningkatkan efektivitasnya.
  • Bisa dipakai berulang kali.

Kekurangan:

  • Diafragma yang terlalu besar bisa membuat rasa yang tidak nyaman, sedangkan yang terlalu kecil bisa berisiko lepas atau pindah posisi.
  • Dapat menimbulkan iritasi.

Alat Kontrasepsi Alami
1.Sistem KB Kalender : Menghitung masa subur wanita dan menghindari berhubungan seks pada masa subur tersebut
Kelebihan:

  • Murah.
  • Tidak menggunakan alat atau hormon.

Kekurangan: Kurang efektif, kegagalan metode ini pada tahun pertama mencapai 20%.
2.Menyusui
Pada ibu yang menyusui anaknya secara eksklusif, pembuahan tidak dapat terjadi selama 10 minggu pertama, sehingga kehamilan dapat dicegah.
Kelebihan: Sama seperti sistem kalender.
Kekurangan: Kurang efektif. Biasanya pasangan yang menggunakan metode ini menunggu haid pertama setelah melahirkan untuk berhenti berhubungan seks, padahal masa pembuahan terjadi sebelum adanya menstruasi.
Kontrasepsi Mantap 
Kontrasepsi mantap atau sterilisasi merupakan pilihan bagi pasangan yang tidak ingin memiliki anak lagi. Pada wanita, teknik yang dapat dilakukan adalah tubektomi, ligasi tuba, implan tuba, dan elektrokoagulasi tuba. Sedangkan pada pria dapat dilakukan vasektomi.
Kelebihan:

  • Efektivitas yang sangat tinggi dalam mencegah kehamilan
  • Tidak memerlukan alat atau hormon tambahan lagi

Kekurangan:

  • Biaya relatif lebih mahal dibanding metode lain
  • Risiko komplikasi tindakan berupa perdarahan atau infeksi
  • Tidak menurunkan risiko penularan penyakit kelamin

Pemilihan jenis kontrasepsi haru diputuskan bersama dengan pasangan, juga perlu diperhatikan kapan ingin memiliki anak, apakah sedang menyusui atau tidak, atau adakah penyakit tertentu pada wanita yang bisa diperburuk dengan kontrasepsi. Selain itu pertimbangkan pula harga dan kepraktisan dari setiap metode. Sebaiknya konsultasikan ke tenaga kesehatan atau dokter kandungan mengenai jenis kontrasepsi yang mungkin cocok untuk sobat.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat dan salam sehat:)
 
 

#2
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.