tidak sakit setelah berhuhunga

Sore dok, sy wanita berumur 27thn..sy pertama kali berhubungan dgn suami ketika hr ke 3haid (dmn tinggal bercak sj) dan awalnya terasa sakit tp setelahnya rasa sakitnya berangsur2 menghilang. Apakah itu normal??
Saat berhubungan sy masih perawan dan tentunya akan berdarah dan terasa sempit di vagina..tp dr suami sy menyatakan tdk sempit dan tdk ada penghalang..
Apa penyebabnya dokter??
Suami sy pun berprasangka bahwa sy tdk perawan lagi..
Mohon penjelasannya dokter

1 Jawaban Dokter

Staff 02/01/2019
Public

Selamat pagi sobat,
Terimakasih telah menggunakan layanan tanyajawab tanyadok.
Kami mengeri kekhawatiran yang sobat rasakan. Nyeri yang dirasakan saat awal berhubungan intim merupakan hal yang normal dan seharusnya berangsur-angsur rasa nyeri menghilang.  Rasa nyeri tersebut dapat disebabkan oleh vagina yang tidak cukup basah karena kurang pelumas, stres, kecemasan, depresi, kekhawatiran tentang penampilan fisik, ketakutan akan hubungan seksual, konflik dalam hubungan, hingga trauma juga dapat berperan menyebabkan penurunan gairah yang pada akhirnya memengaruhi produksi cairan vagina, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan atau rasa sakit saat berhubungan seks.
Banyak wanita yang menganggap bahwa kehilangan keperawanan pasti akan terasa sakit. Padahal, tidak selalu seperti itu. Pada beberapa wanita, seks yang pertama mungkin dapat merobek selaput daranya, yang menyebabkan bercak perdarahan selama dan setelah berhubungan seks. Hal ini wajar saja terjadi. Meski begitu, tidak semua selaput dara akan robek setelah pertama kali berhubungan seks.
Selaput dara (Hymen) adalah jaringan kulit sangat tipis yang melapisi bukaan vagina. Banyak anggapan yang menyatakan bahwa selaput ini merentang menutupi keseluruhan vagina. Padahal, hymen memiliki berbagai macam tingkat elastisitas dan ketebalan, juga memiliki bukaan (bentuk bukaannya berbeda-beda pada setiap wanita) untuk memungkinkan darah menstruasi dan cairan tubuh lainnya mengalir keluar. 
Hymen biasanya robek saat mengalami seks penetratif untuk pertama kalinya, namun ini tidak selalu terjadi. Robeknya hymen dapat menyebabkan perdarahan sementara dan sedikit rasa tidak nyaman. Yang perlu dipahami, selaput juga bisa robek akibat kondisi lain, misalnya masturbasi (memasukkan jari atau mainan seks ke dalam vagina), memasukkan tampon, penyisipan speculum saat pemeriksaan dokter ginekolog, atau olahraga fisik lainnya (senam, menunggang kuda, bersepeda).
Beberapa wanita bisa tidak menyadari saat selaput mereka robek, terutama jika hal tersebut tidak terjadi saat hubungan seksual, karena robeknya hymen bisa terjadi tanpa mengakibatkan perdarahan maupun rasa sakit.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat dan salam sehat:)

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.