1 Jawaban Dokter

Staff 19/12/2018
Public

Halo Sobat,
Baik saya jelaskan terlebih dahulu tentang Gangguan Sendi Rahang. Gangguan sendi rahang atau sering juga disebut TMJ (Temporo Mandibular Joint) Disorder adalah gangguan pada sendi rahang. Gangguan TMJ bisa berupa nyeri saat membuka dan menutup rahang, bunyi clicking atau popping, nyeri pada telinga, sakit kepala, rahang terkunci atau bahkan rahang tidak dapat mengatup.  TMJ adalah sendi yang melekat pada tulang tengkorak (cranium).  Sendi ini mempunyai fungsi untuk mengunyah, menguap, berbicara, dan lain-lain. Pada banyak kasus gangguan sendi rahang tidak dapat didiagnosis berdasarkan gejala yang jelas. Biasanya dokter gigi akan melakukan analisa khusus termasuk pengambilan foto radiologi (baik radiologi biasa hingga MRI) untuk melakukan perawatan yang tepat bagi penderita TMJ.
 
Penyebab TMJ Disorder diantaranya :
– Dislokasi disk yaitu cedera pada sendi dimana tulang bergeser dan keluar dari posisi normalnya pada sendi
– Kerusakan pada tulang rawan oleh arthritis, contoh pada penderita Rheumatoid arthritis.
– Benturan pada wajah atau rahang yang merusak bentuk tulang rahang
– Kerusakan sendi (penghubung tulang) oleh karena benturan
– Kelelahan dari otot pada sendi, contoh pada pasien Fibromyalgia
– Permukaan gigi yang tidak rata
– Deformitas kongenital pada tulang wajah yaitu kelainan yang sudah ada sejak lahir baik karena faktor genetik atau non-genetik.
 
Perawatan yang dapat dilakukan sesaat setelah terjadi dislokasi, di sesuai kan dengan keadaan TMJ dan penyebab TMJ Sobat serta pemeriksaan Sobat, perawatan tersebut dapat berupa :
Terapi Non Bedah pada gangguan TMJ
1.     Pemakaian Biteguard ataumouthguard
Biteguard atau mouthguard adalah alat yang dipakai didalam mulut (diletakkan diatas gigi) untuk mencegah agar tidak kerot yang dipakai saat tidur. Dokter gigi akan mencetak rahang atas dan bawah dari penderita TMJ untuk kemudian dibuatkan alat biteguard atau mouthguard yang sesuai ukurannya dengan rahang penderita. Pemakaian alat ini membuat penderita sulit menggeretakkan rahang yang merupakan perawatan yang penting dalam menghilangkan gangguan TMJ.
2. Terapi Latihan Gerakan Rahang
Berupa  latihan sederhana untuk mengendalikan gerakan rahang dengan bantuan cermin, untuk melihat kondisi katup mengatup rahang atas dan bawah yang tidak sempurna. Latihan ini ini juga berfungsi untuk mengendurkan ketegangan rahang dan menghilangkan clenching.
3.    Terapi perilaku kognitif
Gangguan TMJ dapat memburuk akibat kecemasan atau stress. Dalam hal ini pasien harus dirujuk ke psikoterapis agar dapat mengelola stresnya, dikombinasikan dengan meningkatkan kesadaran dan juga mengubah perilaku.
 
 
 
4.    Terapi dengan obat-obatan
Dokter gigi dapat memberikan obat-obatan seperti penghilang rasa nyeri, pelemas otot, anti-inflamasi bahkan anti-depresan tergantung kasusnya.

Terapi Bedah pada gangguan TMJ :
1.       Terapi korektif pada gigi
Hal ini dilakukan dengan menyeimbangkan permukaan gigit dari gigi pasien, misalnya dengan mengganti mahkota jaket yang, tambalan atau gigi palsu sudah tidak sesuai bahkan memperbaiki pemasangan kawat gigi. Penggunaan kawat gigi atau behel kadang dapat menyebabkan gangguan TMJ apabila gigitan rahang atas dan bawah tidak benar. Karenanya jangan sembarangan memasang kawat gigi pada bukan ahlinya.
 
2.       Arthrocentensis
Yaitu prosedur ini adalah melakukan menyuntikkan cairan ke dalam sendi dengan jarum khusus untuk menghilangkan inflamasi (pembengkakan).
3.       Bedah
Pada kasus yang sangat parah dimana semua prosedur lain tidak dapat dilakukan atau bahkan gagal, pasien harus dirujuk ke dokter spesialis bedah mulut untuk dilakukan operasi pengangkatan atau perbaikan sendi rahang. Penggantian sendi sebagian atau seluruhnya dapat membantu menghilangkan kontak antar tulang dan meningkatkan gerakan mekanik pada sendi.
 
Nah untuk kasus Sobat, untuk melihat perawatan apa yang tepat untuk Rahang Sobat yang bergeser miring yang merupakan keadaan yang sangat mungkin terjadi pada dislokasi TMJ setelah beberapa tahun berikutnya. Sobat dapat berkunjung ke dokter gigi spesialis bedah mulut atau SpBM, untuk dilakukan wawancara terkait kejadian penyebab dislokasi TMJ Sobat terdahulu serta riwayat penyakit yang pernah terjadi pada Sobat, serta akan dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan rontgen untuk melihat apakah yang menyebabkan kerusakan TMJ Sobat tersebut apakah sendinya, tulangnya, atau ototnya, atau struktur gigi Sobat. Sehingga dihasilkan diagnosis penyebab TMJ serta nantinya mendapatkan penanganan yang tepat apakah hanya dengan perawatan terapi dirumah ataukah pembetulan struktur gigi ataukah hal lainnya seperti penanganan penyakit jika memang berkaitan dengan otot serta sendi seperti reumatoid artritis, ataukah hal lainnya yang membutuhkan operasi.
Demikian Penjelasan dari kami, Semoga bermanfaat. Terima kasih telah menggunakan layanan tanya jawab Dan Semoga Sobat dan Keluarga selalu dalam keadaan Sehat, Salam Sehat 🙂

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.