depresi,rasa cemas yg berlebih

saya selalu cemas akan sesuatu yang akan terjadi karena itu saya jadi tidak bisa semangat menjalani hidup dan mudah banget putus asa..apa ini yg dinamakan depresi?

1 Jawaban Dokter

Staff 17/12/2018
Public

Selamat pagi sobat,
Terimakasi telah menggunakan layanan tanyadok.
Kami mengerti ketidaknyamanan yang sobat rasakan. Depresi merupakan gangguan afektif yang ditandai dengan suasana perasaan yang murung, hilangnya minat dan kegembiraan, serta berkurangnya energi untuk aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut dapat memengaruhi pikiran, tingkah laku, dan keadaan fisik seseorang. 
Kecemasan sendiri merupakan reaksi terhadap faktor stres, seperti sensasi perut mulas, kepala pening, jantung deg-degan, napas terburu-buru, dan keringat dingin saat diliputi kekhawatiran sebelum berbicara di depan umum, misalnya, atau menunggu dipanggil wawancara kerja. Hal tersebut masih dapat dikatakan normal. Namun jika kecemasan dirasakan berlangsung lama  dan terus menerus tanpa adanya faktor stres yang memicu hal tersebut bisa mengarah pada gangguan kecemasan.
Ketika cemas, sobat tahu pasti apa yang sedang dihadapi (tantangan hidup ditemui sehari-hari) — deadline kerjaan, tagihan keuangan, urusan rumah tangga, dll. Namun kadang, apa yang membuat stres juga bisa berasal dari dalam diri, dipicu oleh imajinasi yang terlalu aktif atau sedang tidak berpikir jernih. Kecemasan akan hilang ketika sobat membuat prioritas dan menanganinya satu per satu. Pada akhirnya, sobat bisa menemukan jalan keluar dari setiap masalah dan kembali bangkit menjalani hari.
Sementara itu, hidup dengan gangguan kecemasan atau depresi membuat tidak berdaya untuk mengetahui apa yang menjadi kekhawatiran sobat, sehingga reaksinyalah yang menjadi masalah. Kedua gangguan psikologis ini terjadi terus menerus tanpa harus menanggapi pengalaman atau situasi tertentu, dan cenderung bertahan lama (seringnya hingga bulanan bahkan tahunan). Hal tersebut dapat menggangu fungsi kita sebagai manusia, maka sebaiknya dikonsultasikan langsung ke dokter ahli kejiwaan, agar dapat diberikan terapi yang tepat. 
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat, keep positive thinking 🙂

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.