susu utk bayi alergi susu sapi

halo dok..
permisi sy mau tanya, ank sy umur 3 bln, sejak lahir sdh mulai dikasih sufor (S26 promil gold) krn sy tdk boleh menyusui (krn sdg mengkonsumsi obat keras) & pd usia skitar 1 bln sy melihat ada gejala yg tdk biasa pd wajahnya yg muncul bintik2 merah sekitar pipi, dagu & kening, lalu salah satu matanya berair & muncul kotoran yg agk bnyak (sprt sakit mata sebelah), nafasnya pun sprt org mengorok, oleh krn itu sy sempat konsul ke dokter SpA & beliau memberi obat skaligus menyarankan agar sy mengganti susunya dgn yg PhP / Ph Pro, lalu stlh sy menggantinya dgn Morinaga PhP ank sy tdk trlalu suka dgn rasanya shingga lebih rewel, pd saat buang angin & BAB pun baunya sgt menyengat, bintik merah di wajahnya pun kembali muncul & bs dibilang lbh parah dr sblmnya (pd saat mengkonsumsi S26 gold), lalu sy mengganti kembali susunya dgn S26 gold yg sblmnya, tp ruam merah dimuka kembali timbul & nafasnya sprt ngorok / sesak nafas pd saat tidur..
intinya mnrt dokter,
1. apakah anak sy trmasuk alergi susu sapi??
2. & apabila iya, dgn gejala tsb sdh sbrp parahkah tingkat alerginya?
3. susu apa yg trbaik utk dikonsumsi ank sy yg msh bayi ini sdgkn sy full tdk diperbolehkan menyusui, jd sy jg kasihan klo hrs mengganti susu ke slain susu sapi shingga mmbuat dia jd rewel krn tdk suka rasanya atau jd kekurangan gizi apabila intensitas minum susunya jd berkurang, tp disatu sisi sy tkt gejala yg timbul skrg akan jd lbh parah..
mohon saran nya dok??

3 answer

Staff 26/11/2018
Public

Selamat Siang Bunda 
Terima kasih telah menggunakan layanan tanya jawab Tanya Dok 🙂

ASI adalah nutrisi terbaik untuk bayi. Namun ada kalanya pemberian ASI eksklusif tidak dapat terlaksana sehingga terpaksa dilakukan pemberian susu formula. Sekitar 3-4 % bayi dicatat mengalami kejadian Alergi Susu Sapi (ASS), sebagian besar di alami bayi di bawah umur 1 tahun.

ASS umumnya menimbulkan gejala tergantung dari organ apa yang sensitif terhadap alergi yaitu misal organ saluran pencernaan gejala berupa muntah, kram perut, kolik, atau diare. Diare dapat disertai darah karena adanya reaksi peradangan yang berat di usus/rektum. Selain itu, jika yang sentif organ kulit, gejala dapat berupa ruam, bintik merah, kulit kering atau gatal. Jika yang terkena adalah saluran napas maka dapat menimbulkan gejala pilek ringan, batuk, atau napas grok-grok. 

Menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) beberapa macam Susu pilihan untuk anak atau bayi alergi Susu Sapi :

1. Formula asam amino. Formula yang mengandung asam amino bebas (bentuk paling sederhana dari protein) sebagai sumber nitrogen ini merupakan pilihan terbaik untuk bayi dengan ASS, terutama pada ASS berat. dianggap sebagai pengobatan pilihan pertama untuk ASS. Contoh susu merk ini misalnya Neocate®.
2. Susu formula hidrolisat ekstensif. Pada susu ini, protein susu sapi terdapat dalam bentuk yang telah dipecah menjadi komponen yang lebih kecil. Sebagian besar bayi dan anak ASS dapat mentoleransi susu jenis ini dengan baik. Contoh merk susu yang termasuk jenis ini misalnya Nutramigen®, Pregestimil®, dan Pepti-Yunior®.  
3. Formula kedelai (soya). Formula ini menggunakan kedelai sebagai sumber protein untuk mengganti komponen susu sapi. Meskipun tidak mengandung susu sapi, namun terkadang dapat terjadi reaksi silang antara protein susu sapi dengan protein kedelai, sehingga 10 – 14% bayi ASS dapat mengalami reaksi alergi dengan penggunaan susu ini.
Formula kedelai tidak di anjurkan untuk bayi di bawah 6 bulan. Formula ini dapat di pertimbangkan pada bayi dengan keadaan khusus, misalnya masalah ekonomi keluarga, bayi tidak dapat mentoleransi susu formula jenis lain, atau adanya preferensi khusus (pola makan vegetarian). 
4. Susu formula hidrolisat parsial tidak di anjurkan untuk bayi ASS. Contoh merk adalah : NAN HA, ENFA HA, Nutrilion HA. Kenapa tidak di anjurkan, karena susu hidrolisat parsial di peruntukan untuk mencegah Alergi Susu Sapi, bukan untuk bayi atau anak yang sudah mengalami ASS.
Pencegahan alergi artinya bayi yang sudah terpapar protein susu sapi tapi belum mengalami manifestasi alergi kembali di beri ASI atau ganti mengonsumsi susu hipoalergenik.

Di usia batita, anak perlu diperkenalkan dengan susu sapi agar sistem metabolisme tubuhnya mengenal protein susu sapi dan secara perlahan toleran terhadap susu sapi formula biasa. Jadi bisa di katakan Minum Susu jenis Hidrolisat Parsial bukan berati alergi susu sapi.
Karena adalah untuk tindakan mencegah ASS bukan untuk susu yang dianjurkan untuk ASS.

Dengan penjelasan di atas bunda dapat memberi susu alternatif yaitu soya dengan berbagai merk, bunda bisa mencoba merk soya apa yang bayi suka, namun apabila anak bunda tetap mengalami reaksi silang alergi, dapat pilihan lainnya yaitu susu hidrolisat ekstensif (Pregestimil, Nutramigen, Pepti Yunior) dan susu formula asam amino (Neocate)

Durasi penggunaan susu formula alternatif bergantung pada keparahan alergi, gejala, usia.
Sebagian besar bayi dan anak ASS akan sembuh atau toleran terhadap susu sapi saat usia balita. Sebesar 50% bayi ASS akan sembuh pada usia 1 tahun, >75% sembuh pada usia 3 tahun, dan >90% sembuh pada usia 6 tahun. di ambil dari artikel pada acara Symposium A New Concept in Pediatric Clinical Practice di Jakarta, 14 – 15 Februari 2016.
Untuk soal rasa susu, memang untuk susu yang bebas alergi susu sapi terkadang berbeda rasa dengan susu biasa, namun Bunda dapat mencoba beberapa susu pilihan diatas yang sesuai dengan bayi Bunda.

Demikian semoga bermanfaat dan Semoga Bunda, bayi dan keluarga selalu dalam keadaan Sehat. Salam Sehat 🙂
 

#1
Staff 29/11/2018
Public

Pertanyaan ibu
1. apakah anak sy trmasuk alergi susu sapi??
kemungkinan besar iya, jika anak ibu TIDAK mengkonsumsi apapun selain susu yang ibu berikan berarti ada kaitannya alergi dengan komponen dalam susu tersebut dalam artian ini adalah alergi susu sapi.

2. & apabila iya, dgn gejala tsb sdh sbrp parahkah tingkat alerginya?
Untuk tingkat keparahan alergi, sampai saat ini tidak ada konsensus dalam tingkat keparahan dalam alergi susu sapi. NAMUN ada tingkatan dalam pemberian jenis susu. yaitu :
Contoh yang tadinya : Diberi susu sapi biasa -> alergi -> Ganti ke susu Susu formula hidrolisat ekstensif ->  alergi -> Ganti ke susu Formula asam amino
Nah untuk merk serta penjelasan susunya silahkan Bunda melihat jawaban saya sebelumnya tentang susu formula hidrolisat ekstensif dan formula asam amino beserta merk susunya.
Ketiga jenis diatas yaitu susu sapi biasa, hidrolisat eksentif dan asam amino mrupakan susu berbahan dasar sapi namun yang membedakan adalah pembuatan susu dibagian penyaringan zat-zat yang terduga menimbulkan reaksi alergi.
Sementara untuk susu soya, susu soya tidak mengandung susu sapi tapi dia berbahan soya. Meskipun tidak mengandung susu sapi, namun terkadang dapat terjadi reaksi silang antara protein susu sapi dengan protein kedelai, sehingga 10 – 14% bayi ASS dapat mengalami reaksi alergi dengan penggunaan susu ini.
Formula kedelai tidak di anjurkan untuk bayi di bawah 6 bulan. Formula ini dapat di pertimbangkan pada bayi dengan keadaan khusus, misalnya masalah ekonomi keluarga, bayi tidak dapat mentoleransi susu formula jenis lain, atau adanya preferensi khusus (pola makan vegetarian). karena memang untuk susu asam amino dan hidrolisat ekstensif harganya memang lebih mahal harganya. 
Lalu sementara untuk Susu formula hidrolisat parsial tidak di anjurkan untuk bayi yang sudah menderita Alergi Susu Sapi. Kenapa tidak di anjurkan, karena susu hidrolisat parsial di peruntukan untuk mencegah Alergi Susu Sapi, jadi jika anak bunda belum terpapar sebelumnya maka susu ini dapat mencegah. namun jika sudah terpapar susu sapi dan sudah mengalami alergi susu sapi maka biasanya tidak berguna. jika bunda ingin mengetahui merk dipasaran lihat jawaban saya sebelumnya.
3. susu apa yg trbaik utk dikonsumsi ank sy yg msh bayi ini sdgkn sy full tdk diperbolehkan menyusui, jd sy jg kasihan klo hrs mengganti susu ke slain susu sapi shingga mmbuat dia jd rewel krn tdk suka rasanya atau jd kekurangan gizi apabila intensitas minum susunya jd berkurang, tp disatu sisi sy tkt gejala yg timbul skrg akan jd lbh parah..
untuk jawaban nomer 3 jika masih ingin susu formula berbahan dasar susu sapi :
maka Bunda dapat memilih berdasarkan tingkatannya yaitu beralih dari susu formula sapi biasa ke susu formula hidrolisat ekstensif yaitu merk yang baru ada diindonesia pilihan :  Nutramigen®, Pregestimil®, dan Pepti-Yunior®. nah jika anak bunda masih alergi dengan pilihan tersebut maka tingkatan yang paling tinggi adalah susu formula asam amino yaitu merk yang baru ada adalah : Neocate®. kandungan gizi tentunya sama karena berbahan dasar sapi hanya saja lebih mahal karena diimbangin dengan tekhnologi pembuatan susunya.
Untuk rasa susu maka mungkin anak Bunda tidak akan terlalu menyunkainya karena susu untuk anak alergi susu sapi berbeda dengan susu formula biasa, tapi hal itu tergantung balik lagi kepada bayi Bunda. dikarenakan memang pilihan merk belum sebanyak susu formula sapi biasa. mungkin Bunda dapat mencoba pemberian susu dengan cara disendokan jika memang bayi menolak untuk diberi lewat botol.
Sekian demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Terima kasih telah menggunakan layanan tanya jawab Tanya Dok
Semoga bayi Bunda, Bunda serta keluarga diberikan kesehatan selalu, Salam Sehat 🙂
 
 

#3
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.