Selamat malam dok.. Tgl 2 oktober 2018 kmrn, saya melakukan rontgen dibagian dada. Rontgen tersebut adalah sebagian dari medical test yang harus saya jalani dari program kantor dimana saya bekerja. Pada tanggal 02 oktober tsb, saya tidak mengetahui kalau saya sedang hamil. Karena pada tanggal 18 september 2018 sebelumnya saya masih mengalami menstruasi. Dan sekarang usia kandungan saya sudah sekitar 6 minggu. Apakah rontgen yang kemarin saya lakukan akan berpengaruh ke perkembangan janin saya dok?? Mohon penjelasannya. terimakasih..

Selamat malam dok.. Tgl 2 oktober 2018 kmrn, saya melakukan rontgen dibagian dada. Rontgen tersebut adalah sebagian dari medical test yang harus saya jalani dari program kantor dimana saya bekerja. Pada tanggal 02 oktober tsb, saya tidak mengetahui kalau saya sedang hamil. Karena pada tanggal 18 september 2018 sebelumnya saya masih mengalami menstruasi. Dan sekarang usia kandungan saya sudah sekitar 6 minggu. Apakah rontgen yang kemarin saya lakukan akan berpengaruh ke perkembangan janin saya dok?? Mohon penjelasannya. terimakasih..

1 Jawaban Dokter

Halo sobat,
Akan saya jelaskan sekilas tentang pemeriksaan rontgen dan efeknya secara singkat ya.
Pada pemeriksaan rontgen, digunakan radiasi sinar X. Bukan hanya pada pemeriksaan radiologi saja, sehari-hari kita juga terekspos radiasi. Beberapa hal yang memiliki radiasi misalnya sinar matahari, unsur radioaktif di udara, tanah,  air, makanan dan minuman yang dikonsumsi, dan banyak hal lainnya. Dengan kata lain, hampir tidak mungkin kita terhindar dari radiasi. Selama radiasi yang diterima masih dalam jumlah kecil dan dapat ‘dinetralkan’ oleh tubuh, umumnya tidak menyebabkan bahaya.
Pemeriksaan rontgen sendiri menggunakan sinar radioaktif, tetapi dosis yang diberikan kecil dan tidak langsung mengenai janin. Untuk rontgen dada sendiri, dosis radiasi pada janin hanya sebesar <0.01 rad. Dosis tersebut merupakan dosis yang sangat kecil.
Pada kasus sobat, kemungkinan besar saat sobat menjalani pemeriksaan sudah terjadi kehamilan usia 0-2 minggu. Semakin muda usia janin, semakin rentan pula terhadap radiasi dan faktor eksternal yang dapat mengganggu tumbuh kembang janin. Berdasarkan literatur, pada usia tersebut, janin dapat menahan radiasi hingga dosis 5-10 rad. Jadi dosis <0.01 rad akibat pemeriksaan dada sebenarnya tidak terlalu bermakna signifikan.
Selain itu pula, tubuh memiliki metode tersendiri untuk mendeteksi apakah janin dapat tumbuh dengan baik atau tidak. Apabila terdapat kelainan genetik atau kromosom, kemungkinan besar janin tidak akan tumbuh dan terjadi keguguran.
Oleh sebab itu, sebaiknya sobat tidak terlalu pusing memikirkan hal itu. Saat ini, sebaiknya sobat mengonsumsi makanan yang cukup, vitamin B (untuk membantu pertumbuhan saraf janin), zat besi (untuk mencegah anemia kehamilan), dan vitamin lain yang dianjurkan dokter. Sobat juga sebaiknya melakukan pemeriksaan antenatal untuk memperhatikan faktor risiko sobat dan anak sobat sehingga persalinan aman.

Berikut literatur yang dapat dibaca apabila sobat masih penasaran mengenai pemeriksaan rontgen dan kehamilan: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2585137/
Note: walaupun tidak berdampak signifikan, bukan berarti sobat dapat melakukan pemeriksaan radiasi tanpa pengawasan dokter. Bagaimanapun juga menghindari risiko lebih baik daripada meminimalisir risiko.
Demikian, semoga jawaban yang diberikan membantu. 🙂

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.