1 Jawaban Dokter

Staff 23/10/2018
Public

Halo Sobat,
Mimisan adalah pendarahan yang terjadi dari hidung. Berdasarkan lokasi pendarahan yang terjadi, mimisan terbagi dalam dua jenis, yaitu mimisan dari bagian depan dan bagian belakang hidung.
Kebanyakan kasus mimisan terjadi di bagian depan hidung yang termasuk mudah ditangani. Anak-anak sering mengalami mimisan jenis ini. Sedangkan pada mimisan di bagian belakang hidung, pendarahan berasal dari pembuluh darah yang terletak di bagian belakang hidung (di antara langit-langit mulut dan rongga hidung). Mimisan yang umumnya jarang terjadi ini cenderung lebih serius dengan volume pendarahan yang lebih banyak. Kelompok orang yang sering mengalaminya adalah orang dewasa dan lansia.
Mimisan dapat disebabkan oleh berbagai hal. Faktor pemicunya di antaranya adalah:

  • Proses buang ingus yang terlalu kencang.
  • Tidak sengaja melukai dinding hidung saat mengorek hidung.
  • Udara yang kering dan dingin. Lapisan dalam hidung yang kering menjadikannya lebih rentan terluka dan terinfeksi.
  • Bentuk hidung yang bengkok, misalnya karena keturunan atau cedera.
  • Sinusitis akut atau kronis.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu, misalnya aspirin, antikoagulan, atau obat pelega pernapasan yang berlebihan.
  • Iritasi akibat senyawa kimia, misalnya amonia.
  • Cedera hidung.
  • Penggunaan obat-obatan terlarang, seperti menghirup kokain.
  • Operasi hidung.
  • Tumor pada rongga hidung.
  • Kelainan pada kemampuan pembekuan darah, misalnya hemofilia.
  • Konsumsi alkohol.

 Berikut ini adalah beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk penanganan mimisan:

  • Duduk tegak dan jangan berbaring. Posisi duduk akan mengurangi tekanan pada pembuluh darah hidung sehingga dapat menghentikan pendarahan.
  • Condongkan tubuh ke depan sehingga darah keluar lewat hidung dan tidak masuk ke tenggorokan.
  • Keluarkan dan buang darah yang mengalir ke mulut. Menelan darah dapat memicu keinginan untuk muntah.
  • Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk memencet hidung selama sekitar 10 menit. Langkah ini akan memberi tekanan pada sumber pendarahan sehingga menghentikan darah. Jangan lupa untuk bernapas lewat mulut.
  • Letakkan kompres dingin pada pangkal hidung untuk memperlambat pendarahan.

Setelah mimisan berhenti, usahakan agar Sobat tidak membuang ingus, membungkuk, atau melakukan aktivitas berat selama setidaknya 24 jam. Apabila mimisan tidak kunjung berhenti setelah 20 menit, Sobat sebaiknya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Semoga jawaban ini dapat membantu Sobat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.