Kaki nyeri

2 tahun yang lalu kaki saya terasa nyeri dan kambuh beberapa menit sekali dan saya menghiraukannya dan akhirnya hilang, namun satu tahun lalu saat bulan puasa nyeri kambuh lagi dan bertambah parah, kaki saya nyeri dan terasa terbakar. Apa itu termasuk neuropatik?

1 Jawaban Dokter

Staff 19/10/2018
Public

Selamat Pagi Sobat ūüôā

Berapakah umur Sobat? Apakah sobat mempunyai penyakit seperti DM, ataunpernah mengalami kecelakaan pada bagian punggung, tulang ekor atau bagian kaki yang sobat terasa nyeri. Apakah sobat pekerja keras, apakah sobat kurus atau mengalami kesulitan makan.
Iya mungkin benar sekali sobat dapat dikatakan mengalami neuropati, dari gejala yang sobat keluhkan sepertinya sobat mengalami jenis neuropati perifer.

Neuropati sendiri adalah istilah umum yang digunakan untuk kondisi-kondisi yang terkait dengan kelainan pada fungsi saraf. Kata neuropati itu sendiri berarti gangguan saraf. Saraf-saraf yang ada di seluruh tubuh dapat mengalami gangguan akibat penyakit tertentu maupun cedera.

Nantinya neuropati dapat terbagi lagi menjadi :

1. Neuropati perifer, Kondisi ini terjadi ketika gangguan atau kelainan saraf memengaruhi saraf di luar otak dan saraf tulang belakang. Neuropati perifer memengaruhi saraf-saraf pada anggota gerak, seperti lengan, tungkai, tangan, kaki, dan jari. Saraf-saraf ini adalah bagian dari sistem saraf perifer yang berfungsi menghantarkan sinyal dari dan ke otak. Jika saraf di bagian bahu, pinggul, paha, atau bokong yang mengalami gangguan, maka kondisi tersebut dikenal dengan istilah neuropati proksimal.

2. Neuropati otonom, Kondisi yang muncul akibat kerusakan pada sistem saraf involunter. Sistem saraf ini mengendalikan detak jantung, sirkulasi darah, sistem pencernaan, respons seksual, keringat, dan fungsi kandung kemih.

3. Neuropati kranial

Kondisi di mana terjadi kerusakan pada salah satu dari 12 saraf kranial (saraf di bagian kepala). 

4. Neuropati fokal atau mononeuropati.

Kondisi yang hanya memengaruhi satu saraf, satu kelompok saraf, atau saraf pada salah satu bagian tubuh seperti paha, kaki, lengan, otot mata, atau dada. Kondisi ini umumnya dipicu oleh penyakit diabetes. dengan gejala yang muncul secara mendadak. Gejala biasanya dapat mereda dengan sendirinya.

Terdapat banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami neuropati. Berikut ini adalah beberapa kondisi, cedera, dan infeksi yang bisa berakibat pada munculnya neuropati:

1. Trauma atau cedera. Cedera bisa terjadi karena aktivitas maupun kecelakaan.

2. Diabetes Melitus (DM), obesitas dan penyakit jantung dapat menimbulkan gejala neuropati.

3. Penyakit autoimun. misalnya rheumatoid arthritis, lupus eritematosus sistemik, dan sindrom Sjogren.

4  Infeksi. Beberapa infeksi virus maupun bakteri juga bisa menyebabkan munculnya neuropati, misalnya HIV/AIDS, penyakit Lyme, dan sifilis.

5. Tumor. Keberadaan tumor dapat menekan saraf-saraf yang ada di sekitarnya. Neuropati bisa terjadi jika tumor (jinak atau ganas) muncul di jaringan sekitar saraf.

6. Penyakit keturunan. Neuropati juga bisa terjadi sebagai akibat dari penyakit keturunan, misalnya ataksia Friedreich, porfiria, dan penyakit Charcot-Marie-Tooth.

7. Uremia. Kondisi ketika terjadi penumpukan sisa metabolisme tubuh di dalam darah akibat kondisi gagal ginjal yang akhirnya bisa mengakibatkan munculnya neuropati.

8. Iskemia. Suatu kondisi ketika jaringan kekurangan suplai darah. Hambatan aliran darah ke saraf dapat menyebabkan kerusakan saraf jangka panjang.

9. Defisiensi vitamin. Neuropati bisa muncul akibat kekurangan beberapa vitamin, terutama vitamin B12 dan folat, serta beberapa vitamin B lainnya.

10. Obat-obatan. contoh : vincristine, metronidazole dan isoniazid bisa menyebabkan kerusakan pada bagian saraf.

11. Alkohol. Mengonsumsi minuman keras berlebihan bisa menyebabkan kerusakan pada saraf. Biasanya pecandu minuman keras mengalami kekurangan nutrisi dan vitamin.

12. Racun. misalnya pestidisa, senyawa emas, arsenik, timah, atau merkuri.

Untuk memastikan apabila terasa sangat mengganggu sekali, sobat dapat berkonsultasi secara langsung dengan dokter spesialis saraf, untuk melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Untuk mengatasi sementara sobat dapat memastikan apakah asupan vitamin B kompleks sobat sudah terpenuhi? Sobat dapat mengkonsumsi suplemen vitamin B kompleks seperti neurobion tablet dan tablet calcium contoh cal 95. Namun bila sobat tidak mengalami perubahan sobat dapat menemui dokter untuk melihat apakah yang menjadi penyebab neuropati sobat.
Semoga bermanfaat ya dan Semoga sobat selalu dalam keadaan Sehat ūüôā

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.