Nyeri saat berhubungan intim

Hai dokter, sy wanita usia 25 tahun, sy sudah menikah kurang lebih 10 bulan dan belum mendapatkan momongan, sy sering merasakan nyeri saat beehubungan intim, dan nyeri semakin parah sy rasakan ketika sy setelah berhubungan mengalami keram perut yg sangat hebat, melebihi ketika sy mens. Nyeri mereda setelah sy mengompres perut dg air hangat. Setelah kejadian itu saat berhubungan rasa nyeri semakin bertambah, nyeri terasa saat penetrasi dilakukan, semakin cepat penetrasi semakin nyeri, apa itu gejala radang panggul ? Siklus mens sy selalu lancar, nyeri dihari pertama mens seperti biasa memang selalu sy alami sejak sebelum menikah, dan sy tidak mengalami keputihan yang berlebihan atau sampai berbau, sy jg sudah pernah melakukan usg dan rahim saya dinyatakan dalam keadaan baik. Dari gejala yang sy alami sebenarny kondisi seperti apa sebetulnya yag terjadi, dan bagaimana cara agar sy tau lebih jelas dan pasti mengenai keadaan sy ? Mohon penjelasannya, terimaksi dokter.

1 Jawaban Dokter

Staff 02/10/2018
Public

Halo Sobat,
Nyeri saat berhubungan seksual disebut dispareunia. Umumnya, rasa sakit yang dirasakan tiap wanita berbeda-beda. Ada yang merasa sakit saat pasangan baru memulai penetrasi. Ada juga yang merasakannya saat sudah dilakukan penetrasi mendalam.
Rasa sakit yang muncul pada saat awal penetrasi bisa disebabkan oleh:

  • Kurangnya cairan lubrikasi. Cairan ini diproduksi secara alami oleh vagina ketika wanita terangsang. Penyebab utama kurangnya lubrikasi adalah kurang pemanasan (foreplay). Produksi cairan lubrikasi juga dapat terganggu pada wanita yang telah menopause. Pertambahan usia membuat lapisan vagina kehilangan kelembapannya sehingga membuatnya kering. Wanita yang baru melahirkan lalu menyusui juga umum mengalami hal yang sama. Faktor lain yang menghambat produksi lubrikasi adalah wanita yang mengonsumsi obat-obatan seperti pil KB, obat penenang, obat antidepresan, dan obat tekanan darah tinggi.
  • Vagina mengalami infeksi. Kondisi ini sering terjadi dan biasanya disebabkan oleh infeksi jamur.
  • Cedera atau iritasi. Dapat disebabkan operasi panggul atau akibat kecelakaan. Selain itu, hal ini bisa juga disebabkan episiotomi.
  • Perasaan takut sebelum bercinta kerap dirasakan oleh wanita. Secara tidak sadar, hal itu membuat otot vagina kejang sehingga membuatnya sakit saat pasangan melakukan penetrasi.
  • Bahan kimia ataupun pewangi dalam sabun juga bisa menyebabkan sakit saat berhubungan seksual. Buat wanita yang memiliki alergi terhadap zat tertentu yang terdapat pada sabun disarankan untuk menghindari penggunaannya.

Lalu jika rasa sakit terjadi setelah penetrasi mendalam, kemungkinan disebabkan seperti kista ovarium, endometriosis, fibroid rahim, wasir, sindrom iritasi usus, atau penyakit menular seksual. Wanita dengan penyakit radang panggul juga akan merasakannya terutama ketika ada tekanan-tekanan saat berhubungan seksual. Berikut adalah hal-hal yang dapat Sobat lakukan untuk mengurangi rasa nyeri saat berhubungan:

  • Tingkatkan komunikasi. ni merupakan hal penting saat berhubungan seksual. Tanpa komunikasi, Anda akan sulit mencapai kenikmatan saat bercinta. Selalu utarakan pendapat Anda kepada pasangan mengenai apa yang membuat Anda nyaman dan apa yang tidak. Jika Anda merasa sakit, tidak perlu sungkan untuk memberi tahu pasangan agar memperlambat gerakannya.
  • Ganti posisi. Anda bisa mencoba berada di atas saat berhubungan seksual. Dengan posisi itu, Anda bisa mengontrol gerakan penetrasi hingga kedalaman yang bisa membuat Anda merasa nyaman.
  • Jangan terburu-buru. Rasa sakit biasanya terjadi karena penetrasi yang terlalu dini dilakukan oleh pasangan, padahal Anda belum siap. Katakan kepada pasangan untuk memperpanjang waktu foreplay (pemanasan). Hal ini berguna untuk merangsang cairan lubrikasi keluar dari vagina Anda. Saat foreplay, Anda bisa meminta pasangan untuk menyentuh bagian tubuh Anda yang sensitif agar mudah terangsang.
  • Gunakan pelumas. Jika cairan lubrikasi alami tidak bisa membantu meredakan sakit, Anda bisa menggunakan produk pelumas. Namun jangan asal memakai produk pelumas. Tanyakan dahulu kepada dokter produk apa yang cocok untuk Anda.

Sebaiknya Sobat memeriksakan diri lebih lanjut kepada dokter spesialis kandungan bila nyeri saat berhubungan terus muncul ataupun semakin bertambah. Semoga jawaban ini dapat membantu Sobat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.