keputihan

Dok saya mau tnya, saya mengalami keputihan dimana awalnya lendir yang keluar berwarna bening, namun lama kelamaan lendir tersebut yg menempel pada pntyliner atau celana dalam berubah warna menjadi putih susu kemudian ke arah kuning, namun saya tidak merasakan gatal atau pun perih sama sekali, beberapa waktu ini memang saya sedang stress banyak pikiran, apakah keputihan tersebut masih termasuk normal ? Obat untuk menyembuhkannya apa ya dok ? Trima kasih

2 answer

Staff 03/08/2018
Public

Halo Sobat, terima kasih telah menggunakan layanan tanya jawab Tanya Dok 🙂

Keputihan umumnya terjadi pada setiap wanita. Keputihan yang normal (fisiologis) terjadi saat masa menyusui, hamil, ovulasi (masa subur), atau saat terangsang secara seksual. Keputihan normal juga dapat disebabkan oleh hormonal atau stres psikologis dan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
•    Cairan keputihan jernih, tidak kental
•    Jumlah sedikit
•    Tidak berbau
•    Tidak disertai gatal dan nyeri.

Jika tidak memenuhi ciri di atas atau kemungkinan tadinya keputihan normal namun tidak mendapatkan perawatan adek kuat seperti hygiene yang kurang maka mungkin sekali keputihan yang tadinya fisiologis berkembang menjadi keputihan yang tidak normal (patologis). Beberapa penyebab keputihan patologis adalah : 
•    Bakterial vaginosis. Yaitu keputihan yang disebabkan karena ketidakseimbangan jumlah bakteri normal pada vagina. Keputihan berwarna putih hingga abu-abu, berbau amis, namun tidak disertai rasa gatal atau iritasi. Infeksi diobati dengan antibiotik
•    Trikomoniasis. Yaitu keputihan akibat infeksi parasit Trichomonas. Lendir akibat infeksi biasanya berjumlah banyak, berwarna kuning-kehijauan, berbau amis, dan disertai perih atau gatal di sekitar area kewanitaan. Infeksi ini juga di obati dengan antibiotik
•    Kandidiasis. Yaitu keputihan karena infeksi jamur Candida, menyebabkan munculnya lendir cair berwarna putih seperti susu kental, tanpa bau, dan disertai gatal di sekitar vagina. Pengobatannya dengan antijamur

Berikut beberapa langkah yang dapat sobat lakukan untuk menjaga kebersihan alat kelamin : 
•    Hindari membersihkan vagina dengan bahan kimia (termasuk sabun pencuci vagina)
•    Gunakan celana dalam berbahan katun
•    Hindari menggunakan celana yang terlalu ketat
•    Mengganti celana dalam sesegera mungkin jika sudah basah
•    Hindari mandi dengan air yang terlalu panas
•    Hindari pemakaian pantyliner, atau pembalut beraroma
•    Bersihkan dan keringkan organ intim setiap kali sesudah mandi atau ke toilet dan setelah berhubungan intim
•    Biasakan membasuh organ intim dari arah depan ke belakang
•    Mengganti pembalut setiap 2-4 jam saat menstruasi
•   Kelola stress namun bila tidak terhindarkan. Sobat dapat minum air putih yang cukup dan konsumsi vitamin C secara teratur untuk daya tahan tubuh agar dapat meningkat, contoh : ester C tablet, atau lain lain atau buah buahan yang cukup untuk menjaga kondisi tubuh secara teratur.

Bila telah melakukan langkah di atas namun keluhan menetap, silahkan berkonsultasi pada dokter ahli kandungan. Dokter akan melakukan anamnesis (pertanyaan seputar keluhan), pemeriksaan fisik langsung pada organ intim dan melihat langsung jenis keputihannya, serta bila di perlukan di lakukan pemeriksaan penunjang seperti USG perut bagian bawah.

Semoga membantu ya, terima kasih 🙂

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.