Cara mengobati Minus Tanpa Lasik

halo dok
saya mempunya mata minus kurang lebih 5/6/7/8/9/10 hampir silinder dan itu sangat mengganggu saya akibat nya saya minder
saya belum mengecheck ke optik soal nya saya takut di paksa harus beli kacamata lagi soal nya mahal. sekarang saya masih menggunakan kacamata saya yang lama
jadi gini dok apakah ada pengobatan khusus selain laser lasik yang dapat mengobati mata minus dan harganya terjangkau.
maklum saya yatim

1 Jawaban Dokter

Halo sobat,
Berapa usia sobat saat ini? Jika usia sobat <20 tahun, kemungkinan untuk minus mata bertambah masih sangat tinggi.
Mata minus bersifat multifaktorial, terutama berhubungan dengan genetik. Artinya, jika orangtua sobat memiliki mata minus, kemungkinan sobat memiliki mata minus juga akan tinggi. Selain itu, terdapat pula faktor lainnya, seperti sering melakukan aktivitas jarak dekat dalam waktu lama dan sebagainya.
Seorang bayi yang baru lahir umumnya memiliki mata plus (sekitar +4.00D). Besar refraksi tersebut akan berkurang seiring bertambahnya usia oleh karena pertumbuhan bola mata. Bola mata yang bertambah panjang tersebut akan menyebabkan bayangan menjadi jatuh di depan retina, menyebabkan myopia (mata minus).
Beberapa hal yang dapat mengobati mata minus secara permanen saat ini hanyalah dengan metode LASIK. Metode LASIK dipilih karena pengobatan dilakukan di kornea, yang mana letaknya paling luar dari mata, tidak banyak saraf, dan tidak banyak pembuluh darah. Beberapa cara lain untuk mengobati mata minus/plus secara permanen yaitu dengan perubahan struktur lensa mata, cairan bola mata, ataupun panjang bola mata. Tapi tentu saja cara ini jarang dilakukan karena operasi yang dilaksanakan lebih dalam dan berisiko.
Walaupun demikian, kabar baiknya saat ini berbagai penelitian menunjukkan terdapat cara untuk mempertahankan progresi (pertambahan minus bola mata). Beberapa di antaranya meningkatkan aktivitas fisik di luar rumah, mengistirahatkan mata, menggunakan kacamata lensa ganda, ataupun penggunaan obat untuk merelaksasi otot bola mata (mis: atropine).
Demikian, semoga jawaban yang diberikan membantu 🙂

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.