berhubungan badan dg suami pasca operasi keluar darah….

2 bulan yg lalu tepatnya 2bln 1 minggu baru selesai operasi myom sekaligus pengangkatan rahim dan leher rahim, hasil operasi tidak menunjukkan tanda ganas, sebelum sy berhubungan dg suami, sy udh konsultasikan dg dokter yg mengoperasi sy kalo hasil operasi baik baik saja dan sdh bersih boleh berhubungan badan dg suami, tetapi ketika saya berhubungan dg suami sy merasakan sakit, dan setelah selesai lgs keluar darah dok, apa krn luka dalam belum sembuh?? apa boleh dilanjutkan atau berhenti dulu atau bgm jujur sy jadi takut berhubungan lagi..mohon petunjuknya dok. terima kasih

1 Jawaban Dokter

Staff 27/07/2018
Public

Selamat Siang Sobat,
Terdapat berbagai kemungkinan yang  dapat menyebabkan hal tersebut, kemungkinan yang paling besar adalah darah sisa bekas operasi mioma sobat, darah yang tadinya masih tertahan didalam vagina (di karenakan permukaan dalam vagina permukaannya berbentuk lipatan dan membelok, sementara jika sobat berhubungan suami istri maka vagina dapat berbentuk lurus dan memungkinkan sisa darah yang tertahan dapat keluar), selain kemungkinan tersebut dapat juga merupakan luka baru di dalam vagina misalnya akibat saat berhubungan vagina sobat masih dalam keadaan kering atau dapat juga terdapat polip di dalam vagina sobat atau hal lainnya yang dapat di ketahui dengan pemeriksaan secara langsung.
Apabila darah terus keluar setelah sobat berhubungan intim sekian kali, atau bertambah banyak nya darah yang keluar atau sobat mengalami perasaan sakit atau perih atau sobat merasa khawatir sobat dapat melakukan pemeriksaan secara langsung yang memungkinkan dokter dapat memeriksa bagian dalam vagina sobat. Sobat dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan sobat di klinik atau rumah sakit agar dapat mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan hal tersebut. Jangan lupa beritahukan riwayat penyakit sobat kepada dokter tersebut.
Semoga bermanfaat ya sobat, Semoga sobat di berikan kesehatan selalu. Terima kasih telah menggunakan layanan tanya jawab Tanya Dok 🙂

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.