Kejang-kejang, mudah lupa, dan kesulitan mengendalikan emosi

Assalamu’alaikum wr. wb…

Saya Dhimas Aditya dari kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Saya menderita penyakit yang tampaknya mengarah pada Bipolar. Saya sering mengalami kejang-kejang saat tidur, bahkan hal tersebut kadang-kadang saya alami disaat bangun. Gejala lain yang saya alami adalah daya ingat yang semakin hari semakin menurun & kesulitan mengendalikan emosi. Bahkan, saya berulang kali melakukan sesuatu tanpa kesadaran, seperti bepergian hingga hilang (sadar, namun tak bisa mengendalikan tubuh), maupun menceburi selokan hingga mengalami kecelakaan.

Saat ini saya juga mengkonsumsi salah satu obat pereda bipolar (tegretol). Namun harus saya akui, hal tersebut saya lakukan tanpa anjuran & bimbingan dokter. Tapi terbukti, hal tersebut berdampak baik pada saya. Kejang-kejang yang saya alami semakin menurun. Sayangnya, penyakit tersebut masih saya derita hingga sekarang.

Pertanyaan saya :
1. Apakah saya dapat di-diagnosa mengalami bipolar…???
2. Apa langkah yang sebaiknya saya lakukan…???

1 Jawaban Dokter

Halo sobat,
Saya akan jawab pertanyaannya satu per satu ya:

  1. Tidak bisa. Perlu pertanyaan lebih mendalam untuk mengetahui hal ini. Salah satu gejala khas bipolar adalah terdapat periode bahagia tanpa sebab selama beberapa lama, dan terdapat periode sedih tanpa sebab selama beberapa lama. Untuk hal ini, sobat ada baiknya berkonsultasi ke dokter psikiatri secara langsung
  2. Sobat dapat berkonsultasi ke dokter psikiatri. Jika benar sobat mengalami bipolar, sobat akan diberikan obat lain yang fungsinya untuk mengontrol mood swing dari bipolar. Penting diingat, hal ini bisa saja bukan bipolar. Banyak sekali diagnosis lain yang mungkin, misalnya saja: skizofrenia, depresi, gangguan cemas, kejang absans, kejang grand mal, dan sebagainya.
  3. Sobat sebaiknya tidak mengonsumsi sembarang obat tanpa pengawasan dokter, terutama untuk obat yang bekerja langsung di sistem saraf pusat (otak). Akan tetapi, apabila sobat sudah mengonsumsi tegretol secara rutin, jangan langsung menghentikan obat tersebut mendadak. Tetap konsumsi tegretol seperti biasa dan ketika berkonsultasi ke dokter psikiatri, jelaskan kronologis gejala dan riwayat obat yang sudah diminum.

Demikian, semoga jawaban yang diberikan membantu ?

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.