Saya ingin mengatasi penyakit kejiwaan (tampaknya bipolar) yang telah saya alami sejak kecil. Kira-kira langkah terbaik apa yang bisa saya lakukan.

Assalamu’alaikum wr. wb. Saya

Dhimas Aditya dari Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Saya ingin menanyakan tentang penyakit yang saya alami sejak kecil. Saat tidur, saya sering mengalami kejang-kejang, bahkan bila parah, hal tersebut saya lakukan dengan keadaan bangun. Gejala lainnya yang saya alami adalah, daya ingat saya semakin hari benar-benar semakin menurun. Saya juga sangat gampang marah & mudah terpikirkan oleh sesuatu. Bahkan, saya berulang kali melakukan sesuatu secara tidak sadar, seperti bepergian, bahkan menceburi selokan secara tidak sadar dan menyebabkan kecelakaan.
Hal tersebut saya alami hingga sekarang saya berumur 21 tahun. Hal tersebut membuat saya sering dikucilkan teman di kehidupan sehari-hari saya dan mengalami depresi. Saya telah mengkonsumsi salah satu obat yang dapat mengontrol kejang & bipolar (tegretol), namun memang saya akui hal tersebut saya lakukan tanpa anjuran dan bimbingan dokter (saran teman). Namun terbukti, berbagai gejala yang saya sebutkan diatas saya menjadi semakin reda. Sayangnya, penyakit tersebut masih saya alami hingga sekarang (TK – Kuliah semester ke-5).

Pertanyaan saya :
1. Apakah saya dapat didiagnosa menderita bipolar…???
2. Bagaimana cara meredakan & mengobatinya…???
3. Langkah terbaik apa yang bisa saya lakukan…???

1 Jawaban Dokter

Halo sobat,
Saya akan jawab pertanyaannya satu per satu ya:

  1. Tidak bisa. Perlu pertanyaan lebih mendalam untuk mengetahui hal ini. Salah satu gejala khas bipolar adalah terdapat periode bahagia tanpa sebab selama beberapa lama, dan terdapat periode sedih tanpa sebab selama beberapa lama. Untuk hal ini, sobat ada baiknya berkonsultasi ke dokter psikiatri secara langsung
  2. Sobat dapat berkonsultasi ke dokter psikiatri. Jika benar sobat mengalami bipolar, sobat akan diberikan obat lain yang fungsinya untuk mengontrol mood swing dari bipolar. Penting diingat, hal ini bisa saja bukan bipolar. Banyak sekali diagnosis lain yang mungkin, misalnya saja: skizofrenia, depresi, gangguan cemas, kejang absans, kejang grand mal, dan sebagainya.
  3. Sobat sebaiknya tidak mengonsumsi sembarang obat tanpa pengawasan dokter, terutama untuk obat yang bekerja langsung di sistem saraf pusat (otak). Akan tetapi, apabila sobat sudah mengonsumsi tegretol secara rutin, jangan langsung menghentikan obat tersebut mendadak. Tetap konsumsi tegretol seperti biasa dan ketika berkonsultasi ke dokter psikiatri, jelaskan kronologis gejala dan riwayat obat yang sudah diminum.

Demikian, semoga jawaban yang diberikan membantu 🙂

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.