dok untuk memastikan sel kanker sudah hilang atau blm apa bisa dengan cara cek darah?

selama malam dok, saya mulya 21th dari denpasar. saya mau tanya, pacar saya sekitar 2/3bulan lalu dioperasi karena ada benjolan di leher sebelah kiri, dan benjolan nya sudah berhasil di angkat. setelah di cek hasil benjolan itu kata dokter di RSAD Udayana Denpasar, itu terdeteksi kanker kelenjar getah bening, karena keluarga pacar saya masih ngga percaya dan akhir nya benjolan yang diangkat itu di cek lagi untuk memastikan apa benar itu sel kanker, setelah di cek lagi dan hasil nye memang positif, tapi sebelum hasil lab keluar itu pacar saya rutin minum air rebusan daun sirsak dan juga mengatur pola makan dan juga diobati secara alternatif, dan hasilnya setelah itu pacar saya keadaan nya sangat membaik yang sebelumnya sering demam lama-lama ngga pernah demam lagi dan untuk nafsu makan nya juga kembali seperti biasa dengan catatan tidak makan sembarangan sesuai dianjurkan dokter disini, dan juga benjolan bekas operasi di leher sudah hilang. dan hasil lab keluar disarankan dokter disini untuk melakukan kemo, tapi karena kondisi pacar saya sudah membaik saya masih ngga terima karena harus disuruh kemo karena hasil nya itu berbanding jauh dengan kondisi pacar saya yang skrg yang sudah berangsur2 membaik, yang mau saya tanyakan. sebelum ambil keputusan untuk melakukan kemo dengan hasil cek lab itu, apa bisa untuk melakukan cek up dengan cek darah untuk memastikan sel kanker itu sudah hilang atau belum? mohon pencerahan nya dok, terimakasih

2 answer

Staff 06/07/2018
Public

Selamat Pagi Sobat 
Kami mengerti kekhawatiran sobat, Untuk mendeteksi Kanker Kelenjar Getah Bening sampai dengan saat ini pemeriksaan baku emasnya adalah hanya dengan Biopsi. 
Biopsi merupakan prosesur medis yang meliputi pengambilan sampel kecil dari jaringan sehingga dapat diperiksa di bawah mikroskop. Dalam hal ini ketika selesai operasi maka jaringan tersebut dibawa untuk diperiksa.
Dikarenakan untuk diagnosis perlu hasil biopsi yang cukup. Mendiagnosis harus berdasarkan pemeriksaan biopsi, histopatologi, dan immunohistokimia sebelum dimulai pengobatan.
Adapun pemeriksaan darah biasanya digunakan untuk melihat efek yang terjadi akibat penyakitnya itu seperti apakah ada anemia, cek keadaan mineral dan lain-lain
Adapun pemeriksaan CT Scan dan MRI berguna untuk melihat apa ada penyebarluasan kanker tersebut atau hanya di sekitar benjolan, dan apakah dibenjolan tersebut yang dioperasi masih ada sel kanker yang berkembang lagi atau tidak, Hal hasil pemerikaaan ini akan berkaitan dengan penentuan stadium kanker dan rencana terapi nya. 
Semoga dapat bermanfaat ya sobat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.