Sering sakit maag

Dok, saya ingin bertanya mengenai sakit maag yang sering saya alami:

1. Sejak bulan puasa ini saya sering sakit maag ketika malam hari. Ditandai dengan rasa kembung, mual, tegang di bagian leher/tengkuk dan sering berserdawa.
2. Apa ada hubungannya antara maag dengan terpapar asap rokok?
3. Kenapa sih dok sehabis / ketika saya sedang olahraga (sy melakukan yoga) maag saya juga kambuh?

Mohon jawabannya sejelas-jelasnya. Terima kasih, dok.

1 Jawaban Dokter

Staff 08/06/2018
Public

Selamat Siang Sobat 
Terima kasih telah menggunakan layanan tanya jawab Tanya Dok 🙂 
Pertama, Bisa jadi memang anda mempunyai sakit maag dengan gejala yang rasa kembung, mual, tegang di bagian leher/tengkuk dan sering berserdawa. Namun terdapat dua golongan sakit maag atau dispepsia yaitu :
1. Dispepsia organik
Yaitu terdapat kelainan pada lambung, seperti tukak atau luka pada organ lambung atau luka pada usus dua belas jari, kanker dan polip pada lambung, kerongkongan, GERD. Pada jenis ini dianjurkan untuk konsul dahulu kepada dokter yang mendiagnosa apakah diperboleh kan berpuasa atau tidak.
2. Dispepsia non organik atau fungsional. Maag fungsional terjadi jika penderitanya makan tidak teratur, makan makanan berlemak, minuman bersoda, kopi, stres dan merokok, tanpa ada kerusakan berarti di dalam lambung. Menurut penelitian untuk dispepsia fungsional, diperbolehkan berpuasa, namun perlu penyesuaian seperti makanan yang di konsumsi, hindari makanan pedas, terutama hindari kafein dan rokok.
Yang kedua apakah ada hubungannya antara maag dan asap rokok. Bahan-bahan dalam rokok memang di ketahui dapat berhubungan menyebabkan sakit maag. Jika rokok dapat menyebabkan sakit maag dapat jadi asap rokok pun dapat juga memicu sakit maag bagi beberapa individu yang memang sensitiv atau sudah memiliki sakit maag.
Yang ketiga Kenapa sehabis / ketika sedang olahraga (melakukan yoga) maag sobat kambuh. Hal ini tentunya berbeda setiap individu. Kembali lagi jika kemungkinan sobat memiliki dispepsia tipe fungsional atau non organik, sobat dapat mengenali faktor pencetusnya seperti apakah sobat sudah makan ketika itu, apakah sobat minum minuman bersoda, kopi, merokok atau ruangan penuh asap rokok, atau apakah sobat dengan stres, yang mana stres bukan berati stres pikiran namun stres terlalu lelah baik dalam perjalanan menuju tempat olah raga atau lelah karena olahraganya. Begitupun stres pikiran saat terkena macet dijalan atau stres saat sedang ada yang tidak secara langsung di pikirkan.
Jika sobat ingin konsul untuk mengetahui secara pasti keluhan sobat dapat mengunjungi secara langsung dokter umum atau dokter spesialis penyakit dalam agar dapat dilakukan pemeriksaan secara langsung.
Semoga bermanfaat dan semoga Sobat dan keluarga selalu dalam keadaan sehat, Salam Sehat 🙂

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.