Bagaimana cara mengatasi vagina yang terasa gatal dan mengeluarkan lendir serta berjamur?

Dok, saya masih remaja dan belum pernah melakukan hubungan seks. Tetapi, vagina saya terasa gatal didalam. Dari kelangkangan, kulit luar vagina sampai bokong ada jamur, rasanya gatal. Terkadang vagina saya mengeluarkan cairan kental berwarna putih atau kekuningan dan berbau, tidak jarang celana dalam saya lembab karena cairan yg keluar itu. Dok, ada apa dengan vagina saya? Mohon solusinya

1 Jawaban Dokter

Staff 01/06/2018
Public

Selamat Pagi Sobat,
Terima kasih telah menggunakan layanan tanya jawab Tanya Dok 🙂

Sebenarnya keputihan merupakan siklus alami pada setiap wanita. Normalnya keputihan berwarna bening sedikit keputihan, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal. Fungsi dari keputihan sendiri membersih kan rahim dan vagina dari sel-sel mati atau bakteri. Jika keputihan Anda berwarna putih dan sedikit basah tanpa ada gejala lainnya, hal ini bisa bertanda normal, atau bisa juga infeksi jamur yang ringan.

 
Seperti yang dijelaskan diatas, karena memang normalnya vagina dapat mengeluarkan cairan bening dan dapat meningkat mengikuti perubahan hormon hal ini dapat mengakibatkan daerah vagina menjadi lembab yang dapat menyebabkan vagina sobat terkena infeksi jamur.
 

Pada keputihan yang berwarna putih, sangat gatal, bengkak atau radang (disertai perih) biasanya di sebabkan oleh infeksi jamur. Akan tetapi untuk memastikan keputihan Anda, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan. Jika dirasa perlu, dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan seperti USG.
 
Berikut beberapa tips untuk Sobat :
– Jaga kebersihan vagina agar kering dan tidak lembab. Sobat dapat mengganti celana dalam setiap 5 jam.
– Hindari menggunakan sabun berbahan keras atau pembersih kewanitaan
– Sobat dapat mengkonsumsi vitamin C yang cukup, makan buah dan sayur, agar dapat membantu daya tahan tubuh sobat.
– Bersihkan kelamin dari depan ke belakang (di karenakan jika dari bagian belakang maka vagina akan dapat tercemar bakteri dari lubang anus)
– Hindari menggunakan celana yang ketat
– Hindari penggunakan bahan yang mengandung parfum pada organ kewanitaan sobat.
 
Semoga membantu, Semoga lekas sembuh ya sobat 🙂

 

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.