Apakah memang bisa anak terkena alergi apabila ayah dan ibunya tidak ada riwayat keturunan alergi?

Pagi Dok. Anak saya namanya Jonas, saat ini umurnya hampir 8 bulan dan sudah mau hampir 3 bulan juga dia batuk pilek (bapil) .Sudah 3x ke dokter tapi masih belum sembuh juga. Saya perhatikan kalau obat dokter sudah habis dia sembuh, tapi 2-3 hari kemudian dia kambuh lagi bapil. Akhirnya dokter yang ke-3 bilang Jonas alergi, tapi dokter sendiripun tidak tahu anak saya alergi terhadap apa? Dulu pada saat Jonas umur 2 minggu, dimuka hingga kepala bintik2 merah dan kata dokter dia alergi terhadap susu sapi. Padahal saya dan suami tidak ada riwayat alergi. Yang ingin saya tanyakan: 1. Apakah memang bisa anak terkena alergi apabila ayah dan ibunya tidak ada riwayat keturunan alergi? 2. Apakah Jonas sudah positif alergi susu? 3. Apa selamanya Jonas harus minum susu alergi (PHP/soya)? 4. Apakah reaksi alergi bisa berbeda-beda? Maksudnya dulu dia bayi reaksinya berupa bintik merah dan sekarang reaksinya bapil. Mohon penjelasannya ya dok? Terima kasih.

2 answer

selamat pagi sobat,
alergi susu sapi adalah sensitivitas berlebihan yang muncul disebabkan oleh protein pada susu sapi, paling banyak oleh protein kasein dan whey, yang dapat disebabkan oleh adanya riwayat alergi dalam keluarga (keturunan penderita alergi), seperti asma, rhinitis, eksim, dsb. untuk memastikannya dapat dilakukan dengan pemeriksaan darah igE dan uji alergi lainnya seperti uji tusuk yaitu dengan memasukkan sedikit pemicu alergi dalam tubuh dan dipantau reaksi alergi thd zat tersebut. 
pemberian susu soya atau susu terhidrolisis ekstensif atau sebagian dapat membantu mengurangi gejala alergi dan mencegah terjadinya alergi, namun jika masih muncul alergi, maka alergi susu sapi yang dialami termasuk berat dan dianjurkan mengonsumsi susu asam amino, sebaiknya untuk mengonsumsi susu ini sesuai dengan petunjuk dokter anak dengan terlebih dahulu memeriksa kondisi anak. terkait keluhan yang muncul, selain keluhan pada kulit seperti eksim, ruam kemerahan, keluhan dapat pula berupa masalah saluran pernapasan, seperti sesak, batuk, pilek, bersin, dan masalah pada saluran cerna seperti diare, mual, muntah, kembung. 
semoga informasi ini bermanfaat.

#1

selamat pagi sobat,
alergi susu sapi adalah sensitivitas berlebihan yang muncul disebabkan oleh protein pada susu sapi, paling banyak oleh protein kasein dan whey, yang dapat disebabkan oleh adanya riwayat alergi dalam keluarga (keturunan penderita alergi), seperti asma, rhinitis, eksim, dsb. untuk memastikannya dapat dilakukan dengan pemeriksaan darah igE dan uji alergi lainnya seperti uji tusuk yaitu dengan memasukkan sedikit pemicu alergi dalam tubuh dan dipantau reaksi alergi thd zat tersebut. 
pemberian susu soya atau susu terhidrolisis ekstensif atau sebagian dapat membantu mengurangi gejala alergi dan mencegah terjadinya alergi, namun jika masih muncul alergi, maka alergi susu sapi yang dialami termasuk berat dan dianjurkan mengonsumsi susu asam amino, sebaiknya untuk mengonsumsi susu ini sesuai dengan petunjuk dokter anak dengan terlebih dahulu memeriksa kondisi anak. terkait keluhan yang muncul, selain keluhan pada kulit seperti eksim, ruam kemerahan, keluhan dapat pula berupa masalah saluran pernapasan, seperti sesak, batuk, pilek, bersin, dan masalah pada saluran cerna seperti diare, mual, muntah, kembung. 
semoga informasi ini bermanfaat.

#2
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.