Penggunaan Albothyl

Hi Dokter ! Anak saya berumur 10 tahun sering sekali mengalami sariawan dan pada saat penggunaan dia sangat merintih sakit. Padahal saya sudah mengikuti tata cara penggunaan Albothyl dengan melarutkan dahulu cairan Albothyl lalu mengoleskannya. Sebenarnya apakah Albothyl sendiri aman digunakan pada anak-anak atau tidak ? dan solusi penyembuhan selain Albothyl apa dok ?

Terima Kasih.

1 Jawaban Dokter

Staff 02/03/2018
Public

Selamat pagi.
Berikut pernyataan resmi dari BPOM RI terkait penggunaan obat tsb:

  • BPOM RI mengimbau profesional kesehatan dan masyarakat menghentikan penggunaan obat tersebut
  • Bagi masyarakat yang terbiasa menggunakan obat ini untuk mengatasi sariawan, dapat menggunakan obat pilihan lain yang mengandung benzydamine HCl, povidone iodine 1%, atau kombinasi dequalinium chloride dan vitamin C. 

Lebih lengkapnya dapat Anda baca pada tautan berikut https://pom.go.id/mobile/index.php/view/klarifikasi/80/PENJELASAN-BPOM-RI–TERKAIT-ISU-KEAMANAN-OBAT-MENGANDUNG-POLICRESULEN-CAIRAN-OBAT-LUAR-KONSENTRAT.html
Beberapa penyebab sariawan pada anak adalah:

  • Tergores sikat gigi
  • Luka akibat tergigit saat makan atau terjatuh
  • Infeksi bakteri dan jamur akibat kebersihan mulut yang kurang baik
  • Infeksi virus herpes simplex, cacar air, atau hand foot and mouth disease (disertai gejala lain seperti demam dan lesi pada kulit)

Berikut cara mencegah dan mengobati sariawan pada anak:

  • Biarkan anak makan dengan tenang dan tidak terburu-buru, namun juga tidak diemut
  • Saat sariawan, berikan makanan lunak dengan suhu yang tidak terlalu panas untuk membantu mengurangi nyeri
  • Berikan susu dan jus buah tanpa pemanis dalam porsi lebih banyak daripada biasanya dan suhu dingin
  • Berikan es krim karena suhu dingin dapat membantu mengurangi nyeri
  • Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin C, vitamin B dan zat besi, seperti buah, sayur, dan daging sapi
  • Hindari pemberian buah yang asam karena akan menyebabkan rasa perih pada sariawan
  • Bersihkan gigi setelah makan dan sebelum tidur dengan menyikat gigi menggunakan sikat gigi khusus anak yang berbulu halus 
  • Jika anak sudah dapat berkumur tanpa menelan, berilah cairan kumur yang mengandung antiseptik atau berkumur dengan air garam (Sediakan air hangat setengah gelas, tambahkan garam setengah sendok teh, aduk hingga rata. Gunakan untuk berkumur selagi hangat, tahan selama 30-60 detik, lakukan ini dua kali sehari)
  • Setelah sikat gigi dan berkumur, oleskan gel atau salep khusus sariawan yang aman bagi anak dan jangan berikan makanan atau minuman pada anak selama paling tidak 1 jam untuk mencegah salep tidak sempat bekerja dengan optimal.
  • Ganti sikat gigi satu bulan sekali atau jika bulu sikat gigi sudah nampak tidak baik

Jika sariawan disertai demam, sangat sulit makan dan minum, muncul lesi pada kulit, berkonsultasilah dengan dokter spesialis anak.
Semoga dapat membantu.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.