Perut panas dan badan lemas

Kamis saya ke dokter karena bapil, sudah diminta bed rest, sudah diberi antibiotik. Demam naik turun sampai minggu padahal obat sudah habis, saya konsul dapat antibiotik baru+vitamin lalu senin diminta untuk cek darah, ternyata hasilnya gejala tipus (s. Typhi O 1/80, s. Paratyphi BO 1/160, s. Paratyphi CH 1/40). Diminta dokter yg jaga saat itu melanjutkan antibiotik yg kemarin. Hari ini saya bangun sudah segar, tapi setelah makan dan minum obat badan terasa sangat lemas dan perut terasa panas. Kira-kira kenapa ya dok? Apakah saya harus konsul lagi sekarang ke dokter umum atau bisa menunggu gejala mereda? Terima kasih

1 Jawaban Dokter

selamat siang sobat,
jika memang tidak ada demam lagi dan masalah pencernaan (biasanya pada orang dewasa lebih kepada sembelit dibandingkan diare), hal tsb biasanya terkait dengan masa pemulihan dari sakit anda, sehingga untuk lebih lanjutnya, yang dapat anda lakukan dalah menjaga pola hidup sehat dengan makan makanan bergizi, istirahat yang cukup dan berolahraga teratur. hindari jajanan karena dikhawatirkan kebersihannya kurang terjaga dan dapat memperburuk kondisi kesehaatan anda. perbanyak konsumsi air mineral. namun, jika demam berlanjut, napsu makan berkurang, disertai mual-muntah, nyeri perut, dan masalah pencernaan, sebaiknya anda berkonsultasi kembali ke dokter untuk tindakan dan evaluasi lanjut dan rawat inap di RS jika perlu. semoga informasi ini bermanfaat

#1
  1. Halo dok, saya mau update kondisi kesehatan saya. Sudah dua hari ini saya mual dan muntah, kira2 jam 2-4pagi. Tapi sepertinya saya tidak demam. Hanya saja nafsu makan memang berkurang karena biasanya makan pedas ini stop sama sekali. Kalau kmrn saya tidak sengaja makan pedas sedikit. Tapi karena aktifitas saya banyak saya jg tidak merasa lemas. Apakah ini karena asam lambung (saya ada riwayat maag) dan saya cukup minum mylanta saja atau karena gejala tipes yg kemaren? Haruskah saya konsultasi langsung ke dokter lagi?
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.