2 answer

Staff 16/02/2018
Public

Selamat siang.
Berikut beberapa metode medis untuk menghilangkan bekas jerawat:

  • Perawatan topikal untuk merangsang produksi kolagen dalam kulit
  • Chemical peeling yaitu teknik pengupasan kulit secara kimia untuk memperbaiki dan menghaluskan tekstur kulit
  • Perawatan laser dapat menghilangkan lapisan luar kulit, membakar habis jaringan parut, dan merangsang kolagen kulit untuk mengencangkan serta mengurangi jumlah bekas luka, serta membantu mengurangi produksi minyak dan pembentukan jerawat.
  • Kombinasi micro-needling dan PRP (platelet rich plasma) untuk membantu pertumbuhan sel
  • Dermabrasi yaitu mengikis sel kulit mati untuk merangsang produksi sel kulit baru. Selain dapat menghilangkan bekas jerawat, dermabrasi juga dilakukan untuk mengatasi keriput halus, tekstur kulit tidak rata, dan kulit terbakar matahari.
  • Dermal filler adalah menyuntikan asam hyaluronat ke dalam bekas jerawat untuk memberikan nutrisi pada kulit dan melembabkan kulit. Selain menghilangkan bekas jerawat, dermal filler juga dapat mengatasi garis keriput halus di daerah dahi, sekitar mata, dan mulut atau garis senyum. Prosedur ini tidak bertahan lama dan Anda harus melakukan prosedur dermal filler secara rutin dan berulang.
  • Tissue filler atau pengisi jaringan dilakukan dengan cara menyuntikkan kolagen atau lemak di bawah permukaan kulit dan ke dalam luka bekas jerawat, sehingga dapat membuat bekas jerawat tersamarkan. Prosedur ini tidak bertahan lama dan Anda harus melakukan suntik kolagen secara rutin dan berulang.
  • Radiofrequency menggunakan mesin radiofrequency dan sinar blue light untuk membantu membentuk sel kulit baru tanpa merusak bagian atas permukaan kulit. Prosedur RF perlu diulang beberapa kali hingga bekas luka jerawat hilang.

Berkonsultasilah dengan dokter spesialis kulit untuk menentukan metode mana yang paling baik untuk kondisi kulit Anda.
Semoga dapat membantu.

#1
Staff 16/02/2018
Public

Mengenai jerawat.
Jerawat terbentuk karena kelenjar minyak pada kulit bekerja terlalu aktif sehingga memproduksi minyak dalam jumlah berlebih. Gabungan produksi minyak yang berlebih dan sel kulit dapat menyumbat pori-pori, dan membuat bakteri penyebab jerawat berkembangbiak dan menyebabkan infeksi di kulit.
Jerawat dapat diperburuk oleh beberapa faktor, di antaranya adalah:

  • Keturunan atau genetik
  • Hormon
  • Menstruasi pada perempuan
  • Stres psikologis
  • Obat-obatan tertentu
  • Makanan tinggi gula seperti nasi, roti, pasta, permen, coklat, dll

 Perawatan wajah yang dapat Anda ikuti:

  1. Bersihkan kulit dengan mencuci wajah dengan gerakan perlahan sebanyak 1-2 kali per hari (pagi dan malam hari) dan setelah berkeringat, menggunakan pembersih yang lembut dan tidak membuat kulit menjadi kering. Membersihkan wajah dengan tekanan yang terlalu kuat dapat mengiritasi kulit dan membuat jerawat bertambah parah. Saat mengeringkan wajah, cukup lakukan gerakan menekan dengan lembut menggunakan handuk. Hindari gerakan yang menimbulkan gesekan berlebih pada kulit.
  2. Seringlah mencuci rambut dengan shampoo. Jika rambut Anda berminyak, keramas 1 kali per hari. Kondisi rambut yang kotor dapat memperburuk jerawat.
  3. Gunakan kosmetik, perlengkapan mandi, dan tabir surya yang bersifat non komedogenik dan non aknegenik.
  4. Hindari memecahkan, memijat, atau memegang jerawat untuk mencegah timbulnya bekas luka

Berkonsultasilah dengan dokter spesialis kulit dan gunakan obat yang diresepkan oleh dokter sesuai aturan pakai, serta beri waktu hingga obat mulai memperlihatkan efek terapi dalam kira-kira 4-8 minggu.

Semoga informasi ini dapat membantu.

#2
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.