hamil diluar kandungan

Slamat siang dok, saya ingin brtanya. Kemarin saya didiagnosa hamil diluar kandungan sehingga harus membuat saya harus menjalani operasi. Namun ada yg mengganjal menurut saya krn saya dan suami merupakan psangan ldr shingga jarang melakukan hubungan badan. Pada saat desember tgl 5 suami saya plg dan kami mlakukan hbgn badan ( stelah krg lebih seminggu selesai halangan) stelah tgl 5 saya tidak ada lagi interaksi fisik dgn suami, pd tgl 18 saya tiba2 datang bulan (dtg bulan lebih cpt dr biasanya) namun sperti datang bulan pda umum nya sesekali saya memang masih mengeluarkan flek lalu pda tgl 7 januari saya melakukan hubungan badan kmbali dgn suami. Stelah saat itu saya mengeluarkan flek lebih bnyak disertai keram perut. Pada saat tgl 10 saya dilarikan ke salah satu rumah sakit ternama krn mengalami keram yg luar biasa. Disana saya hanya diminta untk tes urine dan tes darah. Dr hasil tes urine normal dan tes darah jg hanya menunjukan sel darah putih saya lebih tinggi drpd sel darah merah sehingga saya hanya diberi antibiotik krn diagnosa dktr disana saya mengalami infeksi, saya jg diberi obt melalui infus membuat keram perut saya berkurang. Namun sesekali saya msh merasakan keram sehingga pada saat tgl 22januari kmrn saya mencoba ke dktr kandungan, stelah di usg dktr trsebut mengatakan bahwa saya hmil diluar kandungan. Untuk meyakinkan kembali saya disuruh testpack dan menunjukan memang positif bahwa saya hamil. Lalu doktr trsebut menyarankan operasi pada hari itu jg.
Namun yg saya bingungkan hubungan badan yg mana yg membuat saya hamil dan knapa bs terjadi dok. Terimakasih

1 Jawaban Dokter

Selamat malam ibu, saya paham dengan kebingungan ibu dan sayangnya kita tidak dapat mengetahui kapan pembuahan terjadi, atau lebih tepatnya hubungan badan yang mana yang membuat ibu hamil. Secara teori, jika pematangan sel telur ibu lebih cepat dari biasanya, atau siklus haid ibu pendek (semisal 21 hari), maka pada haid hari ketujuh (seminggu setelah haid hari pertama), maka sel telur ibu matang dan jika bertemu dengan sperma, kehamilan dapat terjadi. Semoga jawaban ini membantu menjawab kebingungan ibu dan semoga kondisi ibu cepat kembali sehat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.