1 Jawaban Dokter

Staff 09/01/2018
Public

Selamat pagi.
Berikut ini adalah beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan anak susah BAB dan tinjanya keras:

  • Peralihan dari ASI menuju susu formula rentan menyebabkan konstipasi karena perbedaan kandungan gizi antara ASI dan susu formula
  • Peralihan susu formula dari susu satu ke susu lain
  • Pertama kali mencoba makanan padat sehingga pencernaan bayi belum beradaptasi
  • Kurangnya asupan cairan sehingga feses akan menjadi keras dan sulit dikeluarkan
  • Kurangnya asupan serat pada anak berusia di atas 6 bulan
  • Penyakit tertentu seperti alergi makanan, intoleransi makanan, dll

Untuk membantu mengatasi sulit BAB pada anak, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Cukupi kebutuhan cairannya dengan memberikan susu sesering yang anak mau. Jika anak berusia di atas 6 bulan, berikan air putih,  jus buah segar, dan sup untuk mencukupi kebutuhan cairannya.
  • Mengganti susu formula. Jika anak mengalami konstipasi sejak mengonsumsi susu formula tertentu, maka gantilah dengan merek yang berbeda. Berkonsultasilah dengan dokter spesialis anak untuk mendapatkan susu formula yang sesuai dengan kebutuhan anak.
  • Jika anak berusia di atas 6 bulan dan sudah mulai dikenalkan dengan MPASI, pilih makanan yang kaya dengan serat seperti pepaya dan buah plum. Berikan makanan dalam porsi kecil sampai anak terbiasa.
  • Mandikan anak dengan air hangat agar ia lebih rileks dan saluran pencernaan lebih mudah mengeluarkan feses
  • Buat anak bergerak lebih aktif. Jika anak sudah bisa merangkak atau berjalan, maka membuatnya merangkak atau berjalan lebih sering bisa dilakukan untuk mendorong feses agar lebih mudah keluar. Jika anak belum bisa merangkak, baringkan anak lalu gerakan kedua kakinya seperti gerakan mengayuh sepeda.
  • Lakukan pijatan lembut pada perut dengan gerakan searah jarum jam untuk merangsang gerakan usus besar. Oleskan minyak telon atau baby oil dari arah kanan bawah ke kanan atas dilanjutkan ke kiri atas lalu kiri bawah, secara rutin 15 kali sehari.

Jika keluhan belum membaik, atau disertai perut mengeras, kembung, feses berdarah, segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.
Semoga dapat membantu.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.