1 Jawaban Dokter

Halo sobat,
Tentu saja bisa tetapi hanya ditangani jika terdapat kondisi yang membahayakan sobat. Mis: pendarahan hebat, infeksi organ reproduksi, dan sebagainya.
Apabila tidak ada indikasi medis, tindakan yang menyebabkan abortus tidak dapat dilakukan di RS manapun di Indonesia.
Iya, saya paham.. Apakah orang tua sobat sudah mengetahui hal ini? Apakah pasangan sudah mengetahui? Bagaimana reaksi mereka? Apa rencana sobat dan mereka ke depannya?

#1
  1. Yang jadi masalahnya kita belum siap mental dan finansial dok... Jadi kita ingin melakukan kuret tsb... Apakah ada solusi dari dokter ryan ,saran yg terbaik nya gimana ? Agar masalah ini cepet selesai,dan kalo untuk menikah kita blm siap dok
  2. Mungkin hal tersebut bisa membantu membuka pikiran sobat dan pasangan sobat..
  3. Coba sobat pelan2 menceritakan ke pasangan sobat. Berikan pengertian.. Pada akhirnya, janin di dalam kandungan juga merupakan darah daging kalian berdua.
    Apakah kalian perlu intervensi eksternal dalam hal ini? Maksud saya dalam hal intervensi eksternal, ada tenaga medis atau psikolog yang mendampingi kalian berdua untuk bicara dari hati ke hati..
  4. Untuk orang tua blm ada yang mengetahui... Pasangan saya sudah saya kasih tau pada saat masih 1 bulan dok... Pacar saya shock dok,lalu ingin mengatakan aborsi,tapi dia tau ttg kuret dok,itu apakah sama kuret dgn aborsi ?
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.