Keguguran berulang dengan hyperagregasi trombosit

Selamat siang, saya penya riwayat keguguran berulang. Saya menikah bulan februari 2017. Lalu saya hamil dan keguguran bulan april usia 9w dan dikuret, awal agustus saya keguguran spontan usia 5w dan desember keguguran spontan diusia 6w. Lalu dokter ahli fetomaternal menyarankan saya test hematologi dan faal hematosis APTT dan PT INR normal, test torch jg negatif, reumatik dan spesifik protein jg normal hasil semuanya bekisar range rujukan. Lalu saya test faal hematosis TAT hasilnya adp 10.0 um 93,1, adp 5.0 um 81,8, adp 2.0 un 37,9 (TAT), dan adp 1.0 um 16,8 semua diatas rujukan dan kesimpulannya hyperagregasi trombosit. Test gula darah saya hba1c 5,5 masih normal dirange rujukan dan eag 111. Lalu ada ana panel sama menunjukkan hyperagregasi trombosit dan ana profie3nya semua nilai negatif kecuali histones 28 clas ++ dan control 68 class +++. Yang mau saya tanyakan, apakah saya perlu test ACA, apa berbeda test ACA dan yang lakukan itu, TAT? apakah test yang saya lakukan itu sudah spesifik kalau saya terkena hyperagregasi trombosit? Apakah yang harus saya lakukan? Apakah diperlukan saya kontrol ke spesialis hematologi? Karena saya baru kontrol ke dr fetomaternal saya dan dr menyarankan saya rajin kontrol saja. Dan apabila saya hamil kembali apa yang harus saya lakukan? Apakah saya perlu bedrest selama hamil selain minum obat? Dan bagaimana menanggulangi masalah ini agar saya dapat hamil dengan sehat? Dan apakah bisa disembuhkan dok? Karena selain mengganggu kehamilan juga beresiko tinggi sakit jantung dan stoke. Mohon pencerahannya dok

1 Jawaban Dokter

Selamat siang sobat Aisyah,
Pemeriksaan ACA adalah pemeriksaan khusus untuk memeriksa ada tidaknya antibodi cardiolipin, yaitu mendeteksi adanya antibodi yg menyebabkan tubuh menyerang sel normal untuk pembekuan darah, tes tersebut berbeda dgn uji hemostasis (TAT) yg anda lakukan. Pemeriksaan ini diindikasikan salah satunya untuk wanita yg sering mengalami keguguran dan mendeteksi kelainan antibodi ini. Sangat dianjurkan berkonsultasi kepada spesialis kebidanan dan kandungan (Sp.OG) untuk tindakan dan evaluasi lebih lanjut mengingat kasus yg bersifat sub spesialistik yg anda alami dan kejelasan dari obat2an yg akan diberikan. Semoga informasi ini bermanfaat
 

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.