1 Jawaban Dokter

Staff 27/12/2017
Public

Selamat pagi.
Saya tidak menyarankan konsumsi obat herbal dan jamu karena efektivitas dan keamanannya belum dapat dibuktikan secara ilmiah.
Keputihan sebenarnya merupakan produksi dari kelenjar yang terdapat di organ reproduksi perempuan, mulai dari rahim, dinding vagina, hingga daerah mulut rahim. Cairan dari kelenjar ini akan membawa serta sel mati dalam organ reproduksi perempuan dan membilas bakteri yang terdapat di sana sehingga organ kewanitaan tetap bersih dan terhindar dari infeksi. Keputihan normal berwarna jernih hingga kelabu, tidak berbau (dalam artian tidak ada bau busuk menyengat dan amis), dan tidak menyebabkan gatal/panas/perih. Hal ini  wajar dan tidak memerlukan terapi.
Akan tetapi jika keputihan mengalami perubahan bau, warna, jumlah meningkat, disertai gatal, panas, perih di kemaluan, kemungkinan penyebabnya adalah infeksi. Berkonsultasilah dengan dokter spesialis kulit dan kelamin agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani segera.
Untuk mencegah terjadinya keputihan, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Pola makan sehat dan teratur, cukup minum air putih, dan cukup beristirahat
  • Gunakan pakaian dalam berbahan katun agar daerah kewanitaan tidak lembab
  • Saat cebok, lakukan dari arah vagina ke anus, jangan lakukan sebaliknya karena dapat membuat kuman dari anus menyebabkan infeksi pada vagina
  • Selalu keringkan daerah kewanitaan dengan tissue setelah berkemih atau buang air besar agar tidak lembab
  • Hindari penggunaan pantyliners dalam jangka waktu lama dan terus-menerus
  • Hindari penggunaan pembalut yang mengandung pewangi
  • Hindari penggunaan cairan khusus pembersih kewanitaan
  • Jika telah aktif secara seksual, lakukan hubungan seks yang aman, hindari berganti-ganti pasangan seksual tanpa menggunakan kondom

Semoga dapat membantu dan sehat selalu ya.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.