keperluan vaksinasi dewasa

sy wanita berusia 25th, kakak laki” sy 31 th, paman sy 49th, kami ingin melakukan vaksinasi khususnya untuk dpt-hb yang sedang mewabah. tapi tdk tau vaksin apa saja yg pernah kami dapat. bagaimana sebaiknya yg harus sy lakukan?
apa saja yg harus diinfokan kpda dokter? krna paman sy ada riwayat hipertiroid dan skrg alergi kulit. apakah itu akan menghambat proses mendapat vaksin?
apakah semua vaksin harus didapat ketika tubuh sdg dalam keadaan sangat fit? apa dampaknya jika tidak?
lalu kira” brp lama waktu yg sy perlukan utk sampai selesai mendapat vaksin? apakah proses pemeriksaan awal sampai mendapat vaksin bisa berminggu2? karna cuaca buruk dan sedang dalam keadaan sibuk.
terima kasih.

1 Jawaban Dokter

Selamat pagi Bernadette,
 Untuk vaksinasi difteri dan tetanus, Seluruh orang dewasa sebaiknya mendapat vaksinasi lengkap 3 dosis seri primer dari difteri dan toksoid tetanus, dengan 2 dosis diberikan paling tidak dengan jarak 4 minggu dan dosis ketiga diberikan 6 hingga 12 bulan setelah dosis kedua. Jika orang dewasa belum pernah mendapat imunisasi tetanus dan difteri, maka diberikan seri primer diikuti dosis penguat setiap 10 tahun.
Vaksin HB (hepatitis B ) dpt diberikan untuk anak-anak hingga remaja berusia kurang dari 19 tahun yang belum pernah mendapatkan vaksinasi hepatitis B.
Orang dewasa juga bukan berarti tidak berisiko terkena infeksi hepatitis B. Terdapat beberapa kondisi tertentu pada orang dewasa dengan risiko infeksi yang lebih tinggi, antara lain:
A. Memiliki pasangan yang terinfeksi hepatitis
B.Mengidap penyakit hati atau ginjal kronis.
C. Kontak dengan peralatan rumah tangga dari seseorang yang terinfeksi hepatitis
D. Pekerja medis, atau yang berhubungan dengan darah serta cairan lain dari tubuh manusia.
E. Penderita diabetes.
F. Staf dan penghuni dalam institusi rumah sakit jiwa.
G. Pengguna narkoba suntik,Penderita HIV
Vaksin hep. B efektif untuk semua usia yang biasanya diberikan sebanyak 3-4 kali suntik dalam periode enam bulan.
Mengenai kondisi kulit paman anda, jika terdapat keluhan pd kulit saat ini terkait alergi, tentunya vaksin dpt dilakukan pd area kulit yg tdk mengalami alergi, namun yg perlu diperhatikan tdk menutup kemungkinan alergi dpt terjadi terkait dgn kandungan obat dlm vaksin wlpun kejadiannya tidak banyak. Saat akan vaksin mmg dianjurkan pasien dlm kondisi fit krn vaksinasi memiliki bahan berupa mikroorganisme yg dilemahkan sehingga diperlukan antibodi yg baik untuk menciptakan kekebalan tubuh yg baik pula. Semoga informasi ini bermanfaat
 

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.