Cara mengatasi bisul bengkak tidak bermata

Dok,saya mau tanya
Akhir2 tahun ini(sudah 3 kali) kok saya sering mengalami bisul ya,pertamakali saya kena bisul sudah berbulan2 yang lalu dan sudah ditangani secara medis,lalu diberi salep hitam. Tapi belum lagi sebulan bisul saya tumbuh lagi,lagi2 saya ditangani oleh medis dan diganti dengan salep namanya Salgen Gentamicin.Nah sudah 2 bulan berakhir,sekarang ini bisul saya kambuh lagi,cuma saya khawatir karna bisul saya kali ini ada diAlis,dekat kelopak mata.Terasa sangat gatal dan nyeri.Mata kanan saya semakin membengkak,tetapi tidak panas seperti bisul pada umumnya,dan juga bisul disini tidak ada matanya sama sekali. Saya bingung dok,Padahal saya sudah mengikuti kata-kata dokter itu saat saya diperiksa katanya saya tidak boleh makan makanan yang mengandung pengawet dan saya kelebihan protein. Tapi mengapa bisul saya tumbuh lagi. Katanya bisul itu berkaitan dengan darah kotor,jadi selama bertahun2 kita betul2 harus mengurangi makanan berprotein tinggi dan memperbanyak makanan mengandung serat,apa itu betul dok?…
Juga yang saya tanyakan bagamana menangani bisul dialis saya ini yang sudah semakin merah,membengkak tapi tidak ada matanya?…
Secara fisik saya juga merasa tidak nyaman jadinya beraktivitas sehari-hari. Saya tidak tahu harus berobat kemana lagi karna ini sudah keTiga kalinya saya terkena bisul.

1 Jawaban Dokter

Selamat pagi sobat Angelina,
Bisul yg anda alami sebelumnya paling banyak disebabkan oleh infeksi bakterial sehingga untuk pengobatannya diberikan salep antibiotik. Penyebab tjd nya infeksi pada kulit sangat beragam yaitu kebersihan kulit (higienitas yg kurang), adanya riwayat gangguan imunitas (diabetes, gizi kurang, dsb). Kebiasaan mencukur dapat pula menyebabkan infeksi terkait pemakaian alat cukur yg tidak higienis. Bisul yg dialami pada alis anda kemungkinan lainnya selain akne (jerawat) karena tjd di daerah T wajah yg seringkali berminyak terutama pd masa pubertas. Pemakaian kosmetik tertentu dpt pula menyebabkan penutupan pori kulit di wajah dan menyebabkan infeksi. Kami anjurkan anda menjaga kebersihan kulit, selain menghindari makanan berprotein (telur,kacang2an,dsb), untuk mengurangi nyeri, dpt pula dilakukan kompres hangat pada daerah benjolan. Bila besar/luas, dpt diberikan juga antibiotik spt amoksisilin, klindamisin, dsb selain pemakaian salap pada daerah tsb. Kami sarankan anda berkonsultasi ke dokter jika perlu dr spesialis kulit dan kelamin untuk penanganan lanjutan. Demikian semiga bermanfaat

 
#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.