terlambat menstruasi

sekitar tgl 16 juni yang lalu saya di rekomendasikan mengkonsumsi jenis obat antiandrogen berupa spinorolactone 50 mg 1 tablet per hari selama 30 hari,siklus menstruasi saya biasanya setiap tgl 16 atau 17 tiap bulannya,bulan juli saya masih menstruasi tetapi memang volume darah mens nya lebih sedikit dari biasanya,kemuadian utk bulan agustus tgl 23 ini saya belum mens.apakah ini kemungkinan dampak yang ditimbulkan dari obat anti androgen tersebut ? klau memang iya berapa lamakah efek tersebut bisa hilang dan tidak mempengaruhi sklus menstruasi pada tubuh saya setlah berhenti pemakaian obat tsb? terimkasih.

hs,
marni
08562545987

1 Jawaban Dokter

Staff 23/08/2017
Public

Spironolactone adalah kelompok obat antagonis aldosterone diuretik, tapi obat ini lebih dikenal dengan nama potassium-sparing diuretik. Obat ini dapat digunakan untuk aldosteronisme primer. 
Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi spironolactone. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa seizin dokter.
Dosis obat ini biasanya sehari sekali dan waktu terbaik mengonsumsinya adalah sebelum tengah hari. Setelah mengonsumsi obat ini, Anda akan lebih sering buang air kecil, maka tidak disarankan untuk diminum menjelang malam hari karena dapat mengganggu waktu tidur Anda. Jika diberi dosis dua kali sehari, dosis terakhir sebaiknya diminum sebelum pukul 18.00.
Obat jenis diuretik secara khusus membantu membuang cairan tubuh, tapi jika terlalu banyak yang terbuang, Anda akan merasa kehausan dan kulit menjadi kering. Kondisi ini juga bisa memicu dehidrasi. Beri tahu dokter agar dosis yang Anda konsumsi bisa disesuaikan.
Spironolactone dikonsumsi dengan makanan atau setelah makan. Hindari konsumsi makanan/obat yang tinggi akan kandungan potasium, agar kadar potassium dalam tubuh tidak terlalu tinggi.
Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping yang dapat terjadi akibat spironolactone adalah:

  • Sakit perut.
  • Diare.
  • Merasa kelelahan.
  • Mengantuk.
  • Pusing dan sakit kepala.
  • Keringat berlebihan
  • Rambut rontok.
  • Mual dan muntah.

Jika efek samping yang terjadi terus berkepanjangan, mengganggu aktivitas, atau Anda mengalami reaksi alergi, sebaiknya konsultasi dengan dokter atau datangi rumah sakit terdekat. Semoga bermanfaat 

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.