1 Jawaban Dokter

Staff 02/08/2017
Public

Selamat siang.
Berikut klasifikasi derajat robekan perineum akut pasca persalinan :

  • Derajat I                : robekan hanya mengenai mukosa vagina dan kulit perineum
  • Derajat II              : robekan yang lebih dalam mencapai otot-otot perineum tetapi tidak melibatkan otot-otot  sfingter ani
  • Derajat III             : robekan sudah melibatkan otot sfingter ani, dibagi menjadi 3 sub grup, yaitu
    • III a              : robekan mengenai < 50% ketebalan otot sfingter ani eksterna
    • III b              : robekan mengenai > 50% ketebalan otot sfingter ani eksterna
    • III c              : robekan sampai mengenai otot sfingter ani interna
  • Derajat IV             : robekan sampai ke mukosa anus

Prinsip Repair Perineum

  • Jahit secepat mungkin untuk mengurangi risiko perdarahan dan infeksi
  • Periksa peralatan dan hitung kassa sebelum dan sesudah tindakan
  • Beri penerangan/lampu yang baik untuk identifikasi dan melihat jaringan yang terlibat
  • Tanyakan pada orang yang lebih berpengalaman bila ragu dalam menentukan struktur jaringan yang terlibat
  • Lakukan penjahitan sesuai anatomi awal untuk mendapatkan hasil kosmetik yang baik
  • Lakukan pemeriksaan rectal touche setelah penjahitan selesai untuk memastikan tidak ada materi benang yang tidak sengaja masuk pada mukosa rektum
  • Setelah selesai melakukan repair, informasikan pada pasien mengenai luka dan perluasannya, diskusikan tentang penghilang nyeri, diet, hygiene dan pentingnya latihan untuk mendukung pelvis

Mohon maaf saya tidak mengetahui persis mengenai alasan mengapa penanganan ruptur perineum 3 & 4 tidak termasuk dalam kompetensi bidan, kemungkinan karena ruptur dengan derajat lebih tinggi melibatkan otot sfingter ani yang merupakan bagian dari organ pencernaan, memiliki risiko infeksi yang lebih besar, sehingga lebih baik dilakukan di ruang operasi yang steril, di bawah pengaruh anestesi umum maupun regional.
Semoga dapat membantu.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.