Kenapa anak saya setiap kali suka cekukan (kholik (kalau ga salah namanya))

Anak saya berusia 2minggu, suka sekali cegukan… anaknya manja, mau nya di gendong, kalau di letakkin di tmpt tidur (boksnya) sekitar 5menit sudah nangis dan cegukkan, kalau belum tidur lelap sekali, kalau di letakkin pasti cegukkan, dan krn cegukkan itu dia suka muntahin Asi yg sudah di minum, saya jadi suka sedih kalau anak saya cegukkan, pasti muntah, krn saya ga mau cegukkan terus, makanya baby nya saya gedong terus. Akubatnya saya malah ga bisa ngapa2in.
Tolong di bantu dok, tips tipsnya.
Terima kasih untuk dokter yang sudah membaca pertanyaan dan keluhan saya…

1 Jawaban Dokter

selamat siang sobat Anita,
Cegukan  adalah reaksi diafragma  (otot yang memisahkan rongga dada dan perut), tepatnya di bawah tulang rusuk yang berguna untuk membantu mengendalikan pernapasan. Reaksi tersebut menyebabkan diafragma mengencang secara tiba-tiba dan tanpa disadari, menutup pita suara di kerongkongan, sehingga menghasilkan bunyi khas cegukan di bagian atas tenggorokan. Pemicu cegukan bayi antara lain mengonsumsi terlalu banyak makanan, masuknya udara saat mengunyah atau saat bayi merasa tegang.
 
Umumnya cegukan terjadi ketika bayi mengisap udara berlebihan pada saat menyusu. Ketika bayi mulai cegukan saat disusui, tak perlu panik. Berikan jeda sejenak sambil menenangkan bayi. bayi diposisikan menyandar bahu anda dan lakukan tepukan lembut pada punggungnya untuk membantunya bersendawa. hal dapat dilakukan untuk menghentikan cegukan. Jika setelah beberapa menit cegukan tak berhenti, berilah makanan karena kemungkinan dapat membantu menghentikannya.Jika bayi Anda sering mengalami cegukan, tunda waktu memberi makan hingga bayi merasa lebih relaks dan tenang. Namun, jangan ditunda terlalu lama hingga bayi menjadi rewel.
 
Meski demikian, cegukan seringkali tidak mengganggu proses menyusui. Tak jarang bayi tetap bisa tidur meski mengalami cegukan. Untuk membantu mengatasi cegukan, sebagian orang tua memberikan sesuatu untuk diisap oleh bayi. Orang tua boleh saja melakukan itu selama aman bagi bayi.Hindari mencoba menghentikan cegukan dengan cara tradisional yang berisiko bagi bayi. Misalnya, mengejutkan bayi, menekan pelan kelopak mata, menarik lidah hingga menekan bagian ubun-ubun karena tidak ada bukti upaya tersebut efektif.
Jika terus menerus terjadi dalam waktu lama, serta ada kecenderungan batuk, meludah, sangat rewel, sebaiknya dikonsultasikan pula kepada dokter anak anda. demikian informasi dari kami semoga bermanfaat.
 

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.