Pusing

Hai dok, nama saya Arief Rakhman sekarang umur 20 tahun dan saya Mahasiswa

Jadi gini dok, saya sering mengalami pusing sejak SMP.. setiap bulannya selalu mengalami pusing, pusing nya itu di bagian belakang dan sebelah kiri di sertai dengan bunyi di kepala, bunyi nya itu seperti suara air mengalir gitu dok, kurang tau juga pastinya..
Jadi sekitar awal tahun 2015 pusing saya ini benar benar sudah sangatt kambuh, disertai muntah, penglihatan kurang jelas, serasa berputar, kepala saya kalau di pegang sakit sekali, dan sangat lemas pada saat itu, kemudian saya di larikan ke salah satu rumah sakit di banjarbaru oleh teman saya, kebetulan saya sendiri di banjarbaru untuk kuliah dan orangtua di kaltim.. dan kemudian saya di rawat kurang lebih 12 hari, selama di rawat ada sedikit perkembangan saya sudah bisa jalan meskipun masih di tuntun, namun pada hari kedua, ada kelainan baru di mata sebelah kiri saya dimana bola mata saya masuk ke dalam, hanya sedikit warna hitam di mata saya yang muncul sehingga membuat mata saya menjadi juling, beberapa hari kemudian di lakukan CT SCAN, dan kata dokter.. kemungkinan ada pembuluh darah yang pecah karena di lihat ada gumpalan darah di kepala, kemudian dokter menyarankan untuk di lakukan operasi, namun orang tua saya menolak bukan karena biaya tapi karena mereka takut, kemudian hari kesembilan di ambil keputusan untuk dilihat dlu perkembangan 3 hari kedepan jika di lihat fisik sudah membaik, orangtua saya meminta untuk di rujuk ke rumah sakit balikpapan selain rumah sakitnya bisa di katakan lebih baik di sana juga lebih dekat dengan sanak keluarga,, jadi tepat hari ke 12 sore saya baru lepas infus dan langsung terbang ke balikpapan, kondisi saya saat itu masih merasa pusing, mata masih juling, masih sering muntah.. tiba di balikpapan saya langsung dilarikan ke UGD dan langsung diambil tindakan seperti pengambilan darah, cek fisik dan lain lain.. sekitar 4 jam kemudian seorang perawat mengatakan bahwa diagnosa penyakit saya adalah Cerebritis.
Kemudian saya di rawat inap dengan di tangani oleh 2 orang dokter, ketika hari ke 2 dokter mengatakan bahwa kemungkinan tidak dilakukan operasi, tetapi ada diberikan seperti cairan kristal yang masuknya seperti infus, sekitar 3/4 kantong.. obat baik melalui infusan atau mulut sudah sangat banyak sekali.

Selama dirawat, alhamdulillah ada, muntah saya sudah berkurang, pusing di kepala saya juga berkurang namun masih sedikit sakit dari sebelumnya, hanya saja mata saya masih juling, dokter mengatakan kalau itu akibat dari saraf nya yang juga ikut berdampak.
Hari ke 13 saya di perbolehkan untuk pulang,, dan seminggu kemudian di suruh untuk check up kembali…
tidak lupa juga saya berobat kampung,, dan juga ada perubahan lebih baik, proses pemulihan saya ini hampir kurang lebih 5 bulan, butuh 4 bulan mata saya bisa kembali normal hanya saja saya harus berkacamata karena sebelumnya mata saya minus 0.5 menjadi 2..
Sampai saat ini, gejala pusing itu masih ada dok, namun seperti pusing-pusing biasa.. tapi pusing saya ini selalu migran sebelah kiri dan belakang,, kira kira menurut dokter seperti ap, apakah kemungkinan akan terulang lagi penyakit saya inii?
Kemudian dalam dunia medis, Cerebritis itu seperti apa ya dok? apakah berbahaya?

Terimakasih

1 Jawaban Dokter

Staff 23/07/2017
Public

Selamat malam.
Cerebritis adalah peradangan pada jaringan otak yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Jika tidak segera ditangani, maka cerebritis dapat menyebabkan terbentuknya abses (kumpulan nanah) pada otak. Gejala dan tanda yang muncul pada cerebritis di antaranya adalah peningkatan tekanan di dalam tengkorak, nyeri kepala, migrain, kecemasan, gangguan ingatan, dan depresi.  Pada kasus yang lebih parah, cerebritis dapat menyebabkan kejang, gangguan penglihatan, pusing, perubahan perilaku, gangguan koordinasi pergerakan, dan stroke. 
Metode terapi yang dilakukan untuk menangani cerebritis adalah antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi, steroid untuk mengurangi peradangan pada otak, dan atau pembedahan untuk mengeluarkan nanah dari otak dan menurunkan tekanan di dalam tengkorak.
Penyakit ini dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa keluhan yang masih Anda rasakan saat ini adalah lanjutan dari episode cerebritis yang pernah Anda alami.
Untuk memastikannya, berkonsultasilah kembali dengan dokter spesialis saraf (jika memungkinkan dengan dokter yang sama yang merawat Anda pada tahun 2015). Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik langsung dan pemeriksaan penunjang yang dianggap perlu untuk mengetahui dan menangangi penyebab keluhan yang Anda alami.
Semoga dapat membantu dan lekas sembuh ya.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.