Susu formula bayi dan cara mengganti sufor lama dengan baru

Anak saya terlahir dgn berat 2,220 caesar karena saya mengalami preklamsia, asi saya sedikit dan puting saya tenggelam. Anak saya tidak mau minum asi langsung dr payudara saya, akhirnya saya meminta agar anak saya diberi sufor karena takut kelaparan dgn kondisi berat bayi rendah. Saya di sarankan menggunakan produk ne*tle bblr (berar badan lahir rendah)… namun skrg anak saya 2,6 dan saya ingin mengganti sufor dgn nutrilon baby karena saat minum nestle mungkin krn terlalu manis seperti menimbulkan lendir di tenggorokan anak saya. Saya dan suami tidak mempunyai riwayat alergi. Saat ini bayi saya 16 hari. Pertanyaan saya:1. Apa benar penyebab air ludah bayi menjadi kental krn susu bayi yg manis?, 2. Bagaimana cara mengganti sus foemula lama dgn yg baru? , 3. Apakah bayi saya alergi susu?, 4. Bagaimana cara mengetahui atau test alergi susu pada bayi? (Bayi saya sudah hampir 2 minggu mengkonsumsi susu nestle tidak ada tanda2 alergi…apakah artinya aman dgn susu lain?)

1 Jawaban Dokter

bila masalahnya puting retraksi (tenggelam) sehingga bayi sulit minum langsung, bisa coba dipompa bu sehingga bayi bisa tetap mendapat ASI.
susu BBLR boleh dipakai sampai berat bayi 3500gram.
bila alergi bentuknya bisa bermacam2 antara lain napas grok-grok, merah2, dll.

bila hanya napas grok2 tetapi tidak ada sesak napas dan anak tenang saja, mungkin anak ibu mengalami noisy breather.
Bila hanya bunyi grok-grok, tidak ada sesak napas dan berat badan naik baik, anak ibu kemungkinan mengalami noisy breather bu. Hal tersebut dikarenakan saluran napas bayi masih sangat kecil sehingga ada lendir sedikit saja menyebabkan bunyi grok-grok pada saat bernapas. selama tidak ada sesak dan berat badan naik baik, tidak perlu diberikan apa-apa. bunyi tersebut akan menghila g dengan sendirinya umumnya di usia 4 bulan, tetapi dapat juga berlangsung terus dan menghilang saat usia 1 thn. biasanya ada bakat alergi bu.

nah kalau memang alergi, berarti alerginya kan terhadap susu berarti terhadap protein susu sapinya. untuk mengetahui alergi susu sapi atau tidak, adalah dengan avoidance dan challange bu. jadi pertama ibu bisa coba dengan menghindari semua produk yang mengandung susu sapi termasuk susu UHT, susu formula berbasis susu sapi, makanan yang mengandung susu sapi seperti keju, biskuit, kue, dll. selama 1 bulan, bila gejalanya menghilang dan kemudian setelah 1 bulan dicoba lagi susu sapi kembali. bila gejalanya muncul kembali maka confirmed anak ibu alergi susu sapi. atau bisa juga ibu cek darah Ig E rast susu sapi bu.

bila memang alergi susu sapi, ganti susunya dengan susu sapi extensively hydrolysed (seperti nutr*mig*n, atau pr*gestim*l, atau p*pti jun*or) atau susu sapi yang asam amino based (seperti ne*cat*), atau susu soya. Dengan susu soya, 20% anak alergi susu sapi masih mengalami cross reaction bu.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.