1 Jawaban Dokter

halo sobat,
Stretch mark terjadi karena peregangan kulit yang berlebihan dalam waktu singkat. hal ini dapat terjadi pada kehamilan, pada peningkatan atau penurunan berat badan yang terlalu cepat, atau akibat pemakainan obat steroid sehingga kulit kehilangan elastisitasnya. Munculnya stretch mark dipengaruhi oleh genetik atau keturunan.
Usaha untuk menghilangkan stretch mark sangat sulit untuk dilakukan karena pada dasarnya stretch mark terbentuk karena rusaknya elastisitas kulit, sehingga terbentuk garis-garis pada kulit. Karena secara anatomi kulit sudah mengalami kerusakan, maka stretch mark yang sudah terjadi tidak dapat dihilangkan 100%, namun hanya bisa diminimalisir dengan menggunakan krim secara teratur disertai dengan melakukan tindakan-tindakan medis.
Beberapa pilihan terapi untuk stretchmark diantaranya:

  1. Krim tretinoin
    Krim tretinoin memperbaiki stretch marks dengan meningkatkan pembentukan kolagen dan dapat membantu memperbaiki stretch marks yang usianya kurang dari 2-3 bulan dan masih berwarna kemerahan. Penggunaan krim tretinoin pada stretch marks yang berusia lebih dari 2-3 bulan tidak efektif. Namun, krim tretinoin tidak dapat digunakan pada Ibu hamil dan menyusui.
  2. Terapi Laser
    Penanganan dengan laser bertujuan untuk menstimulasi pembentukan kolagen, elastin atau melanin di kulit. Penggunaan tipe laser berbeda-beda bergantung dengan usia dan lokasi stretch marks serta warna kulit Ibu.

 
Mikrodermabrasi
Penanganan dengan mikrodermabrasi bertujuan untuk menghilangkan lapisan kulit yang paling luar dan memicu pertumbuhan lapisan kulit baru yang lebih elastis. Penanganan dengan mikrodermabrasi ini efektif untuk stretch marks yang usianya sudah lama.
untuk terai laser dan dermabrasi dapat dilakukan dengan berkonsultasi pada dokter spesialis kulit dan kelamin untuk penanganan lebih lanjut.
demikian informasi dari kami, semoga bermanfaat

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.