batuk msh berlanjut

selamat pagi dok, mau tanya obat utk anak sy yg batuk hingga 3bulan berturut2. dan dia sudah meminum obat berulang2.sudah sempat di rujuk ke RS di tangerang & menjalani pengobatan selama 3mggu ke Dra. diberi obat batuk hanya Promoxol (ambroxol) & diberi pantangan jgn ke tanah lapang,& jgn jalan jauh dlu (dikurung saja drmh).. namun hasilnya tdk bnyk membantu.

akhirnya sy pun berobat ke klinik awal,namun ditanyakan apakah ad rujukan blik.sy jwb tdk dikarenakan dr DRA tdk tulus melayani & hanya berkomentar \\"jgn hanya minta obat saja namun hrs diperhatikan hal yg dilarang\\". aneh dikarenakan anak st dilarang keluar rmh walau utk sekolah sedangkan bulan Des sedang sibuk ujian.keluar rmh pun memakai masker selama pengobatan.dan larangan lainnya tdk boleh jajan.hasil positifnya semakin bertambah nafsu makannya di mggu awal pengobatan.

utk bulan januari ini kembali berobat ke klinik & dilayani oleh Dokter Baru sepertinya.krn jenis obat yg diberikan berbeda seperti biasanya.keluhan pun sudah sy sebutkan diantaranya badan dingin di malam hari & batuk secara terus menerus dimalam hari, muntah sebelum makan, dan terakhir dikarenakan terus2an batuk,matanya berair dan agak merah. kantung matapun terlihat seperti kurang tidur.

sebelum gejala ini,disertai dengan panas di seluruh badan namun dingin dibagian telapak kaki, saya berikan Sanmol sebagai pengobatan pertama.namun ukuran sanmol 60ml hanya bisa diberikan 4x dan keadaan panas berlanjut, sy berikan kembali pengobatan alternatif berupa Kelapa Hijau & Daun Saga (terpisah). hasilnya panas trun sesaat namun dibagian kepala msih terasa panas hingga 3hr. saya pun berobat kembali dan diberikan obat hnya CTM, Paracetamol,dan ambtoxol berupa tablet.dosisi diberikan 1/2 tablet utk ukuran 2hr..
dengan alasan dikeluarkan dahaknya terlebih dahulu..

setelah 2hr (5hr sakit) sy pun kembali berobat dit4 sama namun berbeda dokter & kembali bercerita ttg hal yang sama,dan beliau pun memberikan resep utk mual,dan untuk malam (berbentuk tablet panjang kecil berwarna kuning). utk batuknya sy bertanya apakah baik diberikan OBAT Batuk Cap IBU & Anak (obat cina) dikarenakan setelah minum ini,dahaknya semakin banyak namun terus batuk.. (seperti yg saya critakan diawal gejalanya yang mata berair). alternatif yng diberikan yakni dilanjutkan minum obat batuknya krn bagus dahaknya keluar.. dan diagnosa sementara dokter tsb Batuk Rejan atau batuk 100hr.

sampai 2mggu setelah pengobatan terakhir.kondisi anak msh batuk namun tdk batuk ditengah malam & badan tdk dingin..tdk panas jg.. (19 januari 2017).

riwayat penyakit anak:
1. Flek Paru saat berusia 2thn dan tuntas dengan minum obat selama 7bulan (dokter puskesmas) di rontgen 2x.dengan BB dibawah Normal pada saat itu.

2. Gejala Typus saat berusia 6thn ditahun 2015.namun tdk sampai dirawat.BB dibawah normal sedikit.

Ditanggal 19 Januari 2017.
nama anak: Adelia Nur Assyifah
tgl lahir: 02 Agustus 2009
BB 20 Kg TB 120cm.
jenis kelamin perempuan
anak tunggal

saat ini kondisi nafsu makan stabil (tdk ad keluhan tdk nafsu makan hanya saja makan nasi tdk seperti biasanya,hanya sedikit).
makan buah2an setiap hr (khususnya buah naga,kiwi,pir,pisang,pepaya,apel,melon, secara bergantian setiap hr namun lebih sering buah naga dan kiwi)..

minum susu botol (uht seperti Ultr*,dan sejenisnya). susu bubuknya Sustagen 800gr (bbrp bulan lalu saat sakit dan akhirnya di stop sementara dikarenakan larangan DRA). skrg Friso 400gram (blm habis bru 3x minum ukuran 5sendom takar dengan komposisi air 180ml).

mohon sekiranya dokter yang membantu jawab ada apa dengan penyakit anak saya ini, berkenan mengirimkan kopian jawabannya ke email saya (Etha.adly@gmail.com).

terima kasih.

Best Regards,
ibu si anak

Margareta Safitri..

2 answer

halo sobat Bunda Margaret,
apakah anak anda mendapatkan imunisasi lengkap? gejala batuk sekitar 3 minggu atau lebih disertai panas sekitar 2 minggu ( biasanya sumeng) dapat merujuk pada beberapa penyakit yang dicurigai yang cukup sering terjadi pada anak. diantaranya adalah pertusis (batuk rejan/100 hari) biasanya disertai dengan batuk terus menerus dan lama (maka disebut batuk 100 hari0, namun agaknya penyakit ini sudah cukup jarang ditemukan di kota2 besar, terutama jika anak anda memang sudah mendapatkan imunisasi yang lengkap, termasuk diantaranya imunisasi DPT (difteri, pertusis, dan tetanus)  di usia 2,4 dan 6 bulan dan dilanjutkan bosster di usia 2 tahun dan usia balita. kemungkinan yang kedua yang cukup sering dialami adalah terkait dengan TBC rekurens yang mungkin saja kembali dialami oleh anak anda. apakah anak anda sudah dapat mengeluarkan dahak? karena pada anak yg dicurigai TBC biasanya akan dilakukan pemeriksaan dahak (jika si anak bisa mengeluarkan dahakya) dan juga tambahan lain berupa pemeriksaan rongent. mengingat anak anda ada riwayat flek paru (TBC) sebelumnya, dapat dicurigai pula anak anda kembali terkena TBC. apakah ada orang serumah atau lingkungan sekitarnya menderita batuk lama atau yang dicurigai TBC jika memang demikian, sebaiknya memang diperiksakan pemeriksaan dahak atau sputum. namun, semuanya kembali pula kepada pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter kepada anak sobat, sehingga dapat dipertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan penunjang yang dianggap perlu kepada anak anda. demikian penjelasan dari saya, semoga dapat membantu dan semoga anak anda lekas sembuh.
 

#1

dear dokter,

untuk imunisasi saat 5thn yang belum lengkap hanya campak dan sudah diberikan imunisasi campak dan DPT kembali di kelas 1 SD ini thn kemarin..

utk org serumah ad 3 org disini termasuk sy dan suami.kami bukan perokok.namun riwayat flek paru di dapat sewaktu dia dititipkan ke rmh ibu saya saat sy bekerja dlu.di dlm rmh tsb memang ad eks penderita tbc yang putua berobat hingga kini. dan banyak perokok pula..

namun saat anak sy batuk hingga kini,sy blm prnh kembali dtg krmh orang tua saya (sy sudah full time drmh saja).dugaan mengarah ke suami dikarenakan suami pun batuk serupa dikarenakan jam kerjanya yang mobile menggunakan motor & sering pulang malam.

diagnosa dokter terhadap suami saya pun sama,hanya batuk biasa dan pengobatan tdk mengarah utk cek lab dll..

mohon sarannya,apakah saat minta rujukan kembali.hanya ke DRa saja atau langsung cek lab.dikarenakan flek paru anak saya dahulu ketahuan saat berobat di puskesmas & dirujuk langsung utk rontgen.makanya bisa cepat tanggap pengobatan nya..

bpjs kesehatan faskesnya klinik kelas 2 namun yang sangat disayangkan tindakan dr para dokter pun tdk dapat dirasa.krn berulang kali saya infokan bahwa ad riwayat flek paru.dan hanya diagnosa saja tanpa hasil dan pengobatan yg jelas.

dari DRa di RS rujukan mengatakan bahwa nafas anak saya bersih tdk mengarah ke flek parunya kambuh kembali.dan hanya diberikam obat saja utk dosis 1 mggu yg dimana 1 mggu kemudian berobat kembali & diberika obat pula. di minggu ketiga beliau hanya mengatakan bahwa beliau bingung dengan kondisi anak sy tdk mengarah ke flek paru nmun dengan kasar beliau blg bahwa \\"yg saya mau anak sy kesni tdk hanya meminta obat namun beliau mengira saya lalai menjaga larangannya seperti tdk jajan sembarangan,jgn main ke tanah lapang,tdk boleh berenang bahkan terakhir tdk disarankan utk sekolah dahulu\\".. jujur saya sy terluka dan kembali menjalani berobat ke klinik yg dimana mereka meminta rujukan balik dr DRA tsb dan saya ceritakan kronologi percakapan dengan DRa tsb.

hingga kini hanya pemberian obat saja tanpa diagnosa jelas.setidaknya langkah apa yang harus saya ambil.

trima kasih

best regards,

Margareta Safitri

#2
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.