Diare hilang timbul sudah 10 hari

Halo dok, saya wanita berumur 23thn. Sudah 10 hari saya mengalami diare hilang timbul. Semua diawali sejak hari Minggu saya makan kue, lalu perut saya sakit dan muntah2, minum air saja mumtah. Lalu dibawa ke UGD dan katanya maag saya kambuh. Diberi obat inpepsa, parriet, dan vometa slm 2 hari dan selama itu saya diare. Lalu saya ke dokter lain diberi rillus, namun masih diare 1 hari. Saya kembali lagi lalu diberi Metronidazole dan Smecta. Lalu bab saya 2 hari normal, lalu kt dokter berhenti saja obatnya. Di hari esoknya saya bab 1x normal dan 1x diare, saya minumi lg obatnya. Lalu besoknya 1x normal 3x diare. Lalu saya ke internis diberi tambahan metronidazole, levofloxacin, dan spasminal. Levofloxacinnya hanya didosiskan 1×1 malam hari, tp selalu setiap malam saya merasa mual dan nyeri shg tidak bisa tidur. Itu sudah terjadi 2 malam terakhir. 2 dari 3 hari terakhir ini saya masi diare (tapi tidak air). Kira2 kenapa ya dok saya?
Saya ada riwayat maag dan terkena typhus 2 bulan dan 2 tahun lalu. Terima kasih.

1 Jawaban Dokter

Staff 28/07/2016
Public

Malam Sobat,
Hal tersebut dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain infeksi bakteri pada saluran cerna, radang saluran cerna, dan sebagainya. Jika diare sudah membaik dari berbentuk air seluruhnya ke bentuk yang lebih padat, dan jumlah diare sudah berkurang — maka hal tersebut adalah tanda perbaikan. Sobat disarankan meminum obat dari dokter dahulu hingga habis, kemudian kontrol kembali ke dokter untuk melihat perkembangan kondisi diare. Adapun sakit perut merupakan efek yang wajar terjadi untuk obat Levofloxacin karena obat tersebut bersifat agak keras terhadap lambung (terutama bagi penderita maag) — untuk mengurangi efek samping ini, minumlah obat setelah makan, dan 30 menit sebelum minum obat Levofloxacin, Sobat juga dapat meminum obat maag (jika ada). Semoga saran ini membantu Sobat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.