1 Jawaban Dokter

Staff 08/07/2016
Public

Halo Sobat,
Sebelumnya perlu diketahui usia Sobat saat ini, riwayat kehamilan serta persalinan Sobat dan juga riwayat pemakaian alat kontrasepsi, karena hal ini berhubungan dengan keseimbangan hormon. Ada dua jenis hormon steroid yang menyebabkan terjadinya haid, yaitu estrogen dan progesteron. Menstruasi normalnya terjadi setiap 25-31 hari, lamanya 3-6 hari dengan darah yang hilang sebanyak 50ml.
Gangguan menstruasi dapat diklasifikasikan atas beberapa bagian:

  • Berdasarkan kelainan dalam banyaknya darah dapat dibagi atas:
  1. Spotting : bercak-bercak darah
  2. Hipomenorea (pendarahan sedikit) : 2 pembalut/hari
  3. Hipermenorea (pendarahan banyak) : 5 pembalut/hari
  4. Normal : 2-5 pembalut/hari
  • Berdasarkan kelainan lamanya pendarahan dapat dibagi atas:
  1. Normal
  2. Menoragia (pendarahan yang memanjang)
  3. Brakimenoria (pendarahan yang memendek)
  4. Pramenstrual spotting (pendarahan pra haid)
  5. Pascamenstrual spotting (pendarahan pasca haid)
  • Berdasarkan kelainan siklus (ritme) dapat dibagi atas:
  1. Normal
  2. Polimenoria (terlalu sering)
  3. Oligomenorea (terlalu jarang)
  4. Amenorea (tidak ada pendarahan)
  5. Haid tidak teratur (perubahan interval)
  • Metroragia yaitu: pendarahan diluar haid yang tidak ada hubungannya dengan haid

Jika keadaan terus mengganggu aktivitas Sobat, sebaiknya Sobat memeriksakan diri ke dokter kandungan dan kebidanan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk keluhan Sobat. Jangan lupa untuk makan makanan bergizi dan berolahraga secara rutin minimal 3x sehari dengan durasi minimal 30 menit, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol serta obat-obatan terlarang.
 
Semoga sehat selalu, Sobat!

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.